• Senin, 27 Juni 2022

Renungan Kamis, 05 Mei 2022 (Pekan III Paskah, Sta Yudith dr Prussia, St Hilarius dr Arles)

- Kamis, 5 Mei 2022 | 05:01 WIB
Pater Kons Beo, SVD
Pater Kons Beo, SVD

Bacaan I Kisah Para Rasul 8:26-40
Mazmur Tanggaapan Mzm 66:8-9.16-17.20
Injil Yohanes 6:44-51

"Roti yang Kuberikan ialah dagingKu, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia"
Yoh 6:51
(Et panis ego dabo caro mea pro mundi vita)

Baca Juga: Bacaan Injil, Hari Kamis Paskah III, 5 Mei 2022 (Yohanes 6:44-51)

KITA bisa meraih banyak hal dalam hidup. Hidup kita ditandai dengan tumpukan keberhasilan. Segala yang kita harapkan dan usahakan banyak kali tiba di titik sukses.

DI HIDUP ini pun kita dapati pula banyak kesempatan dan peluang. Semuanya agar kita dapat berkembang. Bukan kah kita miliki bakat dan kecakapan tertentu? Tidak kah kepada kita diserahkan kepercayaan tertentu?

SERING kita rumuskan hidup yang berhasil itu dipertautkan dengan rejeki. Ya, sekiranya Tuhan berkehendak. Semoga jalan hidup ini selalu di lintasan aman. Punya kesehatan yang OK. Terhindar dari kesulitan-kesulitan yang berarti. Kita bisa berkecukupan, dan bahkan berkelimpahan dalam kebutuhan dasar.

Baca Juga: Bacaan I, Hari Kamis Paskah III, 5 Mei 2022 (Kis. 8:26-40)

TETAPI, ini kah hidup yang disebut hidup? Yang diperjuangkan dan dikejar? Ternyata tak hanya itu. Kita adalah insan beriman. Iman menuntun kita untuk satu area batin yang mesti terawat sehat. Manusia, ya kita semua, terciri oleh kondisi fisik, rohani dan juga spiritual.

KITA tak cuma sebatas pada apa yang kita 'makan dan minum', pun pada kesanggupan 'rana akal budi' untuk kita berpikir, merancang dan bertindak. Kita adalah manusia 'pengembara rasa lapar dan dahaga akan persatuan kita dengan Tuhan.'

Halaman:

Editor: Abraham Runga Mali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X