• Senin, 27 Juni 2022

Renungan Jumat, 06 Mei 2022 (Pekan III Paskah, St Dominikus Savio, St Francis de Montmerency)

- Jumat, 6 Mei 2022 | 05:31 WIB
Pater Kons Beo, SVD
Pater Kons Beo, SVD

Bacaan I Kisah Para Rasul 9:1-20
Mazmur Tanggapan Mzm 117:1.2
Injil Yohanes 6:52-59

"Saulus tinggal beberapa hari bersama-sama dengan murid-murid di Damsyik"
Kis 9:19b
(Saulus fuit autem cum discipulis qui erant Damàsci, per dies àliquot)

Baca Juga: Bacaan Injil, Hari Jumat Paskah III, 6 Mei 2022 (Yohanes 6:52-59)

PEDANG dan kuda mesti ia lepaskan. Teman-teman seperjalanan ke Damsyik harus ia tinggalkan. Itulah kisah yang mesti dihadapi Saulus. Semuanya bermula dari 'cahaya yang memancar dari langit' yang menerpa dirinya.

TERDENGAR pula suara yang menggugat, "Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku?" (Kis 9:4). Semula, memang Saulus punya ikhtiar kuat untuk 'mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan' (Kis 9:1). Tetapi, semuanya jadi terhenti.

SAULUS bangun dari rebahnya. "Ia membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa" (Kis 9:8). Saulus tak boleh melihat kembali yang 'sudah-sudah.' Melihat segala rencana dan kobar-kobar hatinya demi membinasakan murid-murid Tuhan.

Baca Juga: Bacaan I, Hari Jumat Paskah III, 6 Mei 2022 (Kis. 9:1-20)

SEMUANYA mesti diakhiri. Saulus kini harus memakai 'mata dan pandangan baru.' Demi melihat satu masa depan baru dalam kehendak Tuhan sendiri.

PERLAHAN namun pasti, Saulus mesti dituntun menuju satu kesadaran baru. Segala kisah suram penuh teror itu mesti dibuang. Ada Ananias murid Tuhan yang bersuara penuh persahabatan:

Halaman:

Editor: Abraham Runga Mali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X