• Jumat, 27 Mei 2022

Renungan Selasa, 10 Mei 2022 (Pekan IV Paskah, St Antonius dr Florence, St Damianus de Veuster)

- Rabu, 11 Mei 2022 | 06:55 WIB
Pater Kons Beo, SVD
Pater Kons Beo, SVD

Bacaan I Kisah Para Rasul 11:19-26
Mazmur Tanggapan Mzm 87:1-3.4-5.6-7
Injil Yohanes 10:22-30

"Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan?"
Yoh 10:24
(Quoùsque ànimam nostram tollis?)

Baca Juga: Bacaan Injil, Hari Selasa Paskah IV, 10 Mei 2022 (Yohanes 10:22-30)

KERAGUAN tetaplah jadi alam manusiawi. Dia hinggap di pikiran kita. Bisa pula bersarang di jalan hati kita. Tidak kah rasa penuh bimbang sering jadi kawan setia di kekosongan hati kita?

SAAT kepastian dinantikan penuh rindu, saat itu pula keraguan bisa datang menyergap. Ada sekian banyak keraguan terbentuk dalam segudang pertanyaan: benar kah? Sungguh ka? Ini kah saatnya? Ini kah pribadi yang tepat?

KERAGUAN tidak menarik siapa pun kepada 'keyakinan yang mendalam.' Dia sebatas jadi hadangan bagi kita dalam 'mendekati' dan bahkan 'mencapai' kebenaran.

Baca Juga: Bacaan I, Hari Selasa Paskah IV, 10 Mei 2022 (Kis. 11:19-26)

KERAGUAN pasti berbeda dari alam pengaguman. Kita kagumi akan sesuatu atau akan seseorang sebab ada daya tarik, ya daya pikat yang melegahkan. Di baliknya ada harapan.

KITA ragu akan sesuatu. Kita jadi bimbang akan seseorang. Sebab kita tak mau diakali. Kita enggan jatuh dalam jebakan. Iya, sebab dunia adalah teater mahaluas. Penuh prank nya. Apalagi bila kita pernah terperosok dalam rawa-rawa 'pemberi harapan palsu' (PHP). Semakin berat lah sudah!

Halaman:

Editor: Abraham Runga Mali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Doa Novena Roh Kudus, Hari Pertama, 27 Mei 2022

Kamis, 26 Mei 2022 | 22:06 WIB

Kenaikan Tuhan Adalah Tentang Martabat Manusia

Kamis, 26 Mei 2022 | 15:16 WIB

Kamis, 26 Mei 2022 (Hari Raya Kenaikan Tuhan)

Kamis, 26 Mei 2022 | 09:31 WIB

Doa Sebelum dan Setelah Makan

Senin, 23 Mei 2022 | 16:27 WIB
X