• Kamis, 18 Agustus 2022

Doa Lima Jari ala Paus Fransiskus, Bantu Kita Ingat Siapa Saja yang Perlu Didoakan

- Rabu, 20 Juli 2022 | 21:54 WIB
Paus Fransiskus dan Doa Lima Jari
Paus Fransiskus dan Doa Lima Jari

JAKARTA (Katolikku.com) -Melalui pelayanannya sebagai gembala dan guru, Paus Fransiskus menyajikan Injil dengan kesederhanaan tanpa mengorbankan kedalamannya. Kata-katanya membiarkan kebenaran bersinar.

Tindakannya juga berbicara dengan jelas tentang pentingnya kerendahan hati.

Saat melayani sebagai Uskup Agung Buenos Aires, dia mengajarkan metode doa yang “sederhana” kepada anak-anak. Mudah diingat karena menggunakan lima jari tangan: Doa Lima Jari.

Namun, Doa Lima Jari bukan hanya untuk anak-anak, melain bagi semua umat Katolik.

Baca Juga: Dalam Tujuh Bulan Terakhir, 14.405 Terbunuh di Meksiko, Gereja Minta Umat Kumpulkan Foto Korban pada 24 Juli

Memang, tidak ada yang khusus dalam gereja Katolik Roma tentang Doa Lima Jari; itu hanyalah salah satu metode untuk membantu orang mengingat siapa yang harus didoakan, mirip dengan daftar doa.

Oleh karena tangan kita selalu bersama kita, maka pengingat akan mereka yang membutuhkan doa selalu ada.

Dengan menggunakan jari-jari di tangan Anda, mulailah dengan ibu jari dan doakan niat ini dalam urutan ini:

  1.  Ibu jari adalah jari yang paling dekat dengan Anda. Jadi mulailah berdoa untuk orang-orang terdekat Anda. Mereka adalah orang yang paling mudah diingat. Mendoakan orang-orang tersayang adalah "Kewajiban Manis".
  2.  Jari berikutnya adalah telunjuk. Berdoalah bagi mereka yang mengajar Anda, mengajar Anda dan menyembuhkan Anda. Mereka membutuhkan dukungan dan kebijaksanaan untuk menunjukkan arah kepada orang lain. Selalu simpan mereka dalam doa-doa Anda.
  3. Jari berikut adalah yang tertinggi. Itu mengingatkan kita pada para pemimpin kita,  dan mereka yang memiliki otoritas. Mereka membutuhkan bimbingan Tuhan.
  4.  Jari keempat adalah jari manis. Meskipun mungkin mengejutkan Anda, itu adalah jari terlemah kami. Itu harus mengingatkan kita untuk berdoa bagi yang paling lemah, yang sakit atau yang ditimpa masalah. Mereka membutuhkan doa Anda.
  5. Dan akhirnya kita memiliki jari terkecil, terkecil dari semuanya. Kelingking Anda harus mengingatkan Anda untuk berdoa bagi diri Anda sendiri. Ketika Anda selesai berdoa untuk empat kelompok lainnya, Anda akan dapat melihat kebutuhan Anda sendiri tetapi dalam perspektif yang tepat, dan Anda juga akan dapat berdoa untuk kebutuhan Anda sendiri dengan cara yang lebih baik.*** Sumber:The joseph House.

 

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BHF-1318: Renungan dari Buku Harian St Faustina

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:56 WIB

Bacaan Injil, Sabtu 13 Agustus 2022 (Matius 19:13-15)

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:45 WIB
X