• Rabu, 17 Agustus 2022

Renungan Katolik Kamis, 04 Agustus 2022 (Pekan Biasa XVIII, St Yohanes Maria Vianey)

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 08:57 WIB
Pater Kons Beo, SVD
Pater Kons Beo, SVD

Bacaan I Yeremia 31:31-34
Mazmur Tanggapan Mzm 51:12-15.18-19
Injil Matius 16:13-23

"Sebab engkau tidak memikirkan apa yang dipikirkan Allah..."
Mat 16:23
(Quia non sapis ea, quae Dei sunt)

KETIDAKNYAMAN sering berakibat pada perjuangan demi sesuatu yang menjadi jaminan. Dan pada saat yang sama sering muncul kepanikan. Di situlah keadaan gelisah batin dapat terjadi.

Baca Juga: Bacaan Injil, Hari Kamis, 4 Agustus 2022, PW St. Yohanes Maria Vianney (Matius 16:13-23)

TERDAPAT sekian banyak hal yang mesti terjadi dalam hidup kita. Semuanya menjadi pengalaman yang tak terelakan. Menjadi peristiwa yang mesti dihadapi. Tetapi, di situlah kekuatan diri dan keimanan diuji dan ditantang.

IBLIS mengintip dan siapkan perangkap saat yang kita pikirkan adalah "apa yang dipikirkan manusia semata." Siapapun manusia terlalu rapuh untuk hadapi badai kehidupan yang menggelora. Semua terjadi saat yang kita andalkan adalah segala kedirian kita yang rapuh dan terbatas ini.

MASUK dalam "pikiran dan kehendak Allah" itulah yang menjadi ajakan kunci Yesus bagi Petrus dan bagi semua muridNya. Hanya dengan cara seperti inilah setiap murid dapat menjadi tegar untuk menghadapi setiap kisah di ziarah kehidupan ini.

Baca Juga: Bacaan I, Hari Kamis, 4 Agustus 2022, PW St. Yohanes Maria Vianney (Yeremia 31:31-34)

KITA telah terima sekian banyak hal dari Tuhan. Dari apa yang kita diterima itu, kita dapat hidup, bertumbuh dan berkembang. Tetapi, bukan kah dengan itu, kita bisa saja tergoda untuk menjadi segalanya? Untuk berada di luar jalur kehendak dan pikiran Allah?

Halaman:

Editor: Abraham Runga Mali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BHF-1318: Renungan dari Buku Harian St Faustina

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:56 WIB

Bacaan Injil, Sabtu 13 Agustus 2022 (Matius 19:13-15)

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:45 WIB
X