• Sabtu, 28 Januari 2023

Renungan Harian Katolik, 05 Desember 2022, Minggu II Adven: Mengasihi Orang yang Sombong

- Minggu, 4 Desember 2022 | 21:11 WIB
Ilustrasi: Yesus menyembuhkan orang lumpuh yang diturunkan melalui  atap rumah.
Ilustrasi: Yesus menyembuhkan orang lumpuh yang diturunkan melalui atap rumah.

Mencintai yang Bangga dan Sombong

Senin Pekan Kedua Adven
Bacaan untuk Hari Ini



Dan beberapa orang membawa dengan tandu seorang pria yang lumpuh; mereka mencoba membawanya masuk dan menempatkannya di hadapannya. Tetapi karena tidak menemukan cara untuk membawanya masuk karena orang banyak, mereka naik ke atap dan menurunkannya di atas tandu melalui ubin ke tengah di depan Yesus. Lukas 5:18–19

Menarik untuk dicatat bahwa, ketika teman-teman yang penuh iman dari orang lumpuh itu menurunkannya dari atap di depan Yesus, Yesus dikelilingi oleh orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat “dari setiap desa di Galilea dan Yudea dan Yerusalem” (Lukas 5: 17).

Para pemuka agama datang berbondong-bondong. Mereka adalah orang-orang Yahudi yang paling berpendidikan dan kebetulan berada di antara orang-orang yang berkumpul untuk melihat Yesus berbicara hari itu.

Dan itu sebagian karena sejumlah besar dari mereka berkumpul di sekitar Yesus sehingga teman-teman dari orang lumpuh tidak dapat mencapai Yesus tanpa gerakan radikal membuka atap.

Jadi apa yang Yesus lakukan ketika Dia melihat orang lumpuh diturunkan di hadapan-Nya dari atap? Dia memberi tahu orang lumpuh itu bahwa dosa-dosanya telah diampuni.

Sayangnya, kata-kata itu langsung ditanggapi dengan kritik batin yang keras dari para pemimpin agama ini. Mereka berkata di antara mereka sendiri, “Siapa ini yang berbicara hujatan? Siapa selain Allah saja yang dapat mengampuni dosa?” (Lukas 5:21).

Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka dan memutuskan untuk melakukan satu tindakan lagi demi kebaikan para pemimpin agama ini.

Tindakan pertama Yesus, untuk mengampuni dosa orang lumpuh itu, adalah demi kebaikan orang lumpuh itu.

Tetapi penyembuhan fisik orang lumpuh, menariknya, tampaknya terutama untuk orang-orang Farisi dan ahli hukum yang sombong dan merasa benar sendiri ini.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BHF-780: Renungan dari Buku Harian Santa Faustina

Sabtu, 28 Januari 2023 | 06:49 WIB

SENDAL SERIBU, Kamis, 26 Januari 2023:

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:33 WIB

RHK, Kamis Pekan Biasa III, 26 Januari 2023

Kamis, 26 Januari 2023 | 08:52 WIB
X