• Senin, 27 Juni 2022

Bible Corner, Pekan VI Paskah, Minggu 22 Mei 2022: Gentar dan Gelisah Bukanlah Ciri Hati dan Iman Kristiani

- Minggu, 22 Mei 2022 | 07:21 WIB
P Kons Beo SVD
P Kons Beo SVD

 

Kons Beo, SVD

 “Orang-orang yang menuntut kemurnian tetap akan cemas. Lama-kelamaan mereka tak sabar. Kekerasan pun dijalankan: pemaksaan, pemisahan, pembersihan”

(G. Mohamad, sastrawan, penulis, intelektual, 1941).

Baca Juga: Bacaan Injil, Minggu Paskah VI, 22 Mei 2022 (Yohanes 14:23-29)

Takut dan Gelisah itu Manusiawi

Kita semua sudah pada tahu. Dan bahkan telah alami pula. Tak ada manusia yang luput dari rasa gentar dan rasa gelisah. Itulah keadaan hati yang normal, yang wajar dan biasa. Ada keyakinan umum: kita bukanlah malaikat. Sebaliknya malaikat lah yang memberikan keyakinan dan keteguhan hati kepada manusia: “Jangan takut!”

Tidak kah kita gelisah akan hari esok? Akan keadaan kesehatan? Akan segala sesuatu yang kiranya dapat diandalkan sebagai jaminan hidup? Bukan kah batin kita penuh gelisah akan banyak hal yang kita kejar dan tumpuk sebagai cita-cita atau target pencapaian keinginan kita? Tidak kah kita gentar akan reputasi serta segala pencitraan diri sekiranya tak diterima atau kurang diakui oleh sesama?

Dalam amanat perpisahanNya, Yesus ingatkan para muridNya akan sekian banyak hal yang bakal dihadapi  setelah ‘Ia pergi dan tiada dari antara mereka.’ Yesus pasti tahu akan segala kerapuhan dan ketaksanggupan para muridNya. Dan semuanya itu bisa menggiring mereka ke alam kegentaran dan kegelisahan.

Baca Juga: Bacaan II, Minggu Paskah VI, 22 Mei 2022 (Wahyu 21:10-14,22-23)

Halaman:

Editor: Abraham Runga Mali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cosette DeCesare: Mengapa Saya Katolik?

Sabtu, 25 Juni 2022 | 23:07 WIB

Tanya Jawab Katolik: Apa Itu Indulgensi?

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:54 WIB

Tuhan Luka Lecet?

Sabtu, 18 Juni 2022 | 17:23 WIB

Rasanya Seperti Peradaban Barat Telah Runtuh

Sabtu, 4 Juni 2022 | 11:47 WIB

Penjelasan tentang Doa Salam Maria

Jumat, 27 Mei 2022 | 21:33 WIB
X