• Rabu, 17 Agustus 2022

Bible Corner: Mendengarkan Dengan Telinga Hati (melanjutkan pesan Paus pada Hari Minggu Komunikasi Sedunia)

- Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:07 WIB
P Kons Beo SVD
P Kons Beo SVD

Oleh Kons Beo, SVD

 “Orang yang hanya mendengarkan suaranya sendiri, apa bedanya dengan orang tuli?” (Achmad Mustofa Bisri – Gus Mus, Ulama, 1944)

“Mendengar Dengan Telinga Hati.” Demikianlah inti permenungan Gereja pada hari Minggu Komunikasi Sedunia, 29 Mei 2022.

Paus Fransiskus menggerakkan kita akan kenyataan miris masa kini, yang dilukiskannya sebagai “kehilangan kemampuan mendengarkan orang-orang di sekitar kita, baik dalam hubungan yang biasa sehari-hari maupun ketika memperdebatkan isu-isu penting dalam kehidupan masyarakat.”

Baca Juga: Renungan Sabtu, 28 Mei 2022 (Pekan VI Paskah, St Bernardus dr Menthon, St Germanus dr Paris)

Sesungguhnya, dunia tak kekurangan jumlah orang-orang cerdas yang sanggup membaca tanda-tanda zaman. Kita tak kekurangan orang-orang bijak yang menuntun hati nurani kita demi kearifan sikap di ziarah hidup. Tetapi pula, ada sekian banyak orang dengan segala isi pikiran dan hatinya yang tersembunyi yang rindu untuk “didengarkan.” Itulah yang diyakini oleh Paus Fransiskus.

Sebab itulah siapa pun kita, terutama para pendidik dari berbagai bidang keilmuan, terpanggil untuk “memainkan peran sebagai komunikator.” Peran seperti menjadi amat berarti agar kita sanggup menangkap isi hati sesama, dan menanggapinya dengan arif dan cerdas.

Paus Fransiskus, selanjutnya menjabarkan tema ini dalam tiga pikiran mendasar:

Pertama: Mendengarkan dengan telinga hati.

Halaman:

Editor: Abraham Runga Mali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketika ‘Nafsu Kemurnian’ Menjerat

Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:32 WIB

Uskup  Sheen dan Bom Hiroshima

Minggu, 7 Agustus 2022 | 21:11 WIB

RIP MGR HUBERT

Minggu, 31 Juli 2022 | 19:28 WIB

Kecerdasan Luar Bumi dan Iman Katolik'

Senin, 25 Juli 2022 | 12:16 WIB

Masih Adakah Selera Humor di Hati Kita?

Rabu, 13 Juli 2022 | 09:40 WIB
X