• Selasa, 4 Oktober 2022

RIP MGR HUBERT

Maximus Ali Perajaka
- Minggu, 31 Juli 2022 | 19:28 WIB
Mgr Hubert Leteng
Mgr Hubert Leteng

Oleh: Agustinus Tetiro

Saya mengenang Bapa Uskup Hubert Leteng sebagai orang jujur. Beberapa kali kami saling kontak di messenger, biasanya setelah saya membaca sepintas renungan yang dibuatnya setiap hari di laman facebook-nya. Seperti biasa, renungannya sopan dan tidak banyak gaya.

Saya pernah dididik Mgr Hubert saat beliau masih menjadi romo pembina di Ritapiret. Beberapa kata kunci Mgr Hubert: Nasarudin, papaya, jalan kaki dan kejujuran intelektual. Nasarudin adalah tokoh rekaan untuk ilustrasi kotbahnya. Nasarudin tidak pernah selalu protagonist, ataupun antagonist. Kadang juga Nasarudin hanya hadir ‘cameo’.

Mgr Hubert penyuka buah pepaya. Beliau menanam sejumlah pohon pepaya di kintal Ritapiret. Jika saatnya berbuah dan hampir matang, beliau memantaunya setiap hari. Dugaan saya, mungkin beliau ingin penceranaannya lacar. Karena, maaf, Mgr Hubert mempunyai bobot badan yang besar.

Baca Juga: 13 Paroki di Kesukupan Arlington Harus Berhenti Persembahkan Misa Tradisional Latin

Setiap sore Mgr Hubert jalan kaki, kadang sampai ke luar batas seminari antardiosesan itu, hingga ke pasar Nita, Wairpelit bahkan Koting. Mgr Hubert tidak banyak berolahraga yang lain, mungkin sesekali bermain basket. Jalan kaki adalah olahraga favoritnya.

Kamar saya di Ritapiret dulu, saat tingkat I, tingkat III dan IV, dekat dengan kamar Mgr Hubert. Beliau adalah pembelajar yang tekun. Sore setelah mandi, beliau akan membaca atau menulis. Kamarnya dibiarkan sedikit terbuka. Jika melintas di depannya, kita bisa melihat wajahnya di antara buku-buku.

Kompetensi utamanya di teologi spiritualitas. Disertasi doktoralnya tentang hubungan para imam. Beliau menulis sebuah buku tebal tentang tema itu, yang saya ingat di judulnya ada kata: “Motor…”. Saya tidak pernah baca buku itu secara serius.

Gusti Tetiro

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Haruskah Orang Katolik Mendukung Forum Ekonomi Dunia?

Kamis, 22 September 2022 | 22:15 WIB

Visi Marshall McLuhan tentang Media Katolik

Kamis, 8 September 2022 | 21:25 WIB

Kahlan Strop: Mengapa Saya Menjadi Katolik?

Senin, 29 Agustus 2022 | 14:12 WIB

In Memoriam Pater Sebastianus Dora, SVD

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 07:27 WIB

Jalan Pulang Memang Harus Kita Lalui

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 06:07 WIB

Santo Pius X tentang Pemisahan Gereja dan Negara

Minggu, 21 Agustus 2022 | 13:12 WIB
X