“Dengar, hai Israel! Tuhan Allah kita adalah satu-satunya Tuhan! Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap akal budimu, dan dengan segenap kekuatanmu.” Markus 12:29–30
Mengapa Anda memilih sesuatu yang kurang dari mengasihi Tuhan, Allahmu, dengan SEGENAP hatimu, dengan SEGENAP jiwamu, dengan SEGENAP pikiranmu, dan dengan SEGENAP kekuatanmu? Mengapa Anda memilih sesuatu yang kurang?
Tentu saja, kita memang memilih banyak hal lain untuk dicintai dalam Hidup, meskipun yesus jelas dengan perintah ini.
Kebenarannya adalah bahwa satu-satunya cara untuk mencintai orang lain, dan bahkan untuk mencintai diri kita sendiri, adalah dengan memilih untuk mencintai Tuhan dengan SEGALA diri kita. Tuhan harus menjadi satu-satunya fokus cinta kita.
Baca Juga: Bacaan I Hari Jumat, Hari Biasa Pekan III Prapaskah 17 Maret 2023 (Yeremia 7:23-28)
Tapi yang menakjubkan adalah semakin kita melakukan ini, semakin kita menyadari bahwa cinta yang kita miliki dalam Hidup kita adalah jenis cinta yang meluap dan meluap dalam kelimpahan. Dan kasih Allah yang meluap-luap inilah yang kemudian dicurahkan kepada orang lain.
Sebaliknya, jika kita mencoba membagi cinta kita dengan usaha kita sendiri, memberikan Tuhan hanya sebagian dari hati, jiwa, pikiran dan kekuatan kita, maka cinta yang kita miliki untuk Tuhan tidak dapat tumbuh dan meluap seperti yang Tuhan inginkan.
Kami membatasi kapasitas kami untuk cinta, dan kami jatuh ke dalam keegoisan. Cinta Tuhan adalah hadiah yang benar-benar luar biasa ketika itu total dan menguras tenaga.
Masing-masing bagian dari kehidupan kita ini layak untuk direnungkan dan diperiksa. Pikirkan tentang hati Anda dan bagaimana Anda dipanggil untuk mencintai Tuhan dengan hati Anda.
Dan apa bedanya dengan mencintai Tuhan dengan jiwa Anda? Mungkin hati Anda lebih terfokus pada perasaan, emosi, dan kasih sayang Anda.
Mungkin jiwa Anda lebih bersifat spiritual. Pikiran Anda mencintai Tuhan semakin menyelidiki kedalaman Kebenaran-Nya, dan kekuatan Anda adalah hasrat dan dorongan Anda dalam Hidup.
Baca Juga: Bacaan Injil Hari Jumat, Hari Biasa Pekan III Prapaskah 17 Maret 2023 (Markus 12:28-34)
Terlepas dari bagaimana Anda memahami berbagai bagian dari keberadaan Anda, kuncinya adalah bahwa setiap bagian harus mengasihi Tuhan sepenuhnya.
Renungkan, hari ini, atas perintah yang indah dari Tuhan kita.
Artikel Terkait
Renungan Katolik, Selasa, 28 Februari 2023
Renungan Katolik, Rabu, 01 Maret 2023
Renungan Katolik, Jumat, 03 Maret 2023
Renungan Katolik Sabtu, 04 Maret 2023: BUKAN SEKADAR YANG BIASA DAN ITU-ITU SAJA
Renungan Harian Katolik, Jumat, 10 Maret 2023: Membangun Kerajaan Allah
Renungan Harian Katolik, Rabu, 15 Maret 2023: Kemuliaan Hukum Baru
Renungan Harian Katolik, Kamis Pekan Ketiga Prapaskah, 16 Maret 2023: Kerajaan Allah Ada di Antara Kita