• Jumat, 2 Desember 2022

Tiga Mahasiswa Calon Imam Katolik Diculik di Nigeria

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:51 WIB
Lebih setahun lalu, empat frater muda diculik pada 8 Januari 2020 di seminari Good Shepherd di kota Kaduna di Nigeria utara. (Catholic Outlook)
Lebih setahun lalu, empat frater muda diculik pada 8 Januari 2020 di seminari Good Shepherd di kota Kaduna di Nigeria utara. (Catholic Outlook)

KAFANCHAN (Katolikku.com) -- Tiga seminaris diculik Senin (12/10/2021) malam dari seminari tempat mereka belajar di negara bagian Kaduna, Nigeria. Enam lainnya terluka selama serangan itu, dan dibawa ke rumah sakit dan kemudian dipulangkan.

Seminari Tinggi Kristus Raja di Fayit, Fadam Kagoma, beroliasi sekitar 10 mil barat daya Kafanchan, diserang oleh bandit sekitar pukul 19:30 11 Oktober 2021.

Tiga seminaris yang diculik dari kapel seminari adalah anggota Rasul Cinta Kasih Ilahi (Apostles of Divine Charity) dan Putra Kecil Ekaristi (Little Sons of the Eucharist), dan semuanya berada di tahun keempat teologi mereka.

Baca Juga: Kami Mengawal Pembangunan Jembatan yang Agung – Catatan Seputar Garda Swiss Pengawal Paus

Seminari Kristus Raja menampung lebih dari 130 frater.

“Kami meminta kedekatan Anda dengan kami dalam berdoa untuk pembebasan cepat dan aman saudara-saudara kami yang diculik,” kata Pastor Emmanuel Okolo, Rektor Keuskupan Kafanchan, dalam memonya tertanggal 12 Oktober 2021 seperti dikutip Catholic News Agency (12/10/2021).

“Para simpatisan Institut dan Seminari kami dengan ini didorong untuk berhenti mengambil hukum ke tangan mereka,” tambah imam itu.

“Kami akan menggunakan segala cara yang sah untuk memastikan pembebasan mereka yang cepat dan aman. Semoga Bunda Rosario Suci dan St. Wilfred menjadi perantara bagi saudara-saudara kita yang diculik dan semua orang yang diculik lainnya.”

Baca Juga: Video Tarian Sensual Dalam Gereja, Pastor Kepala Katedral Toledo Mundur

Pastor Emmanuel Okolo mengatakan bahwa enam frater yang terluka dibawa dengan beberapa formator ke sebuah rumah sakit di Kafanchan oleh “pengiriman tentara dari Operasi Safe Haven.” Yang terluka dirawat dan dipulangkan setelah dipastikan stabil.”

Halaman:

Editor: Eleazar

Sumber: Catholic News Agency

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bacaan I, Selasa, 29 November 2022: Mingga Adven I

Senin, 28 November 2022 | 21:25 WIB

BPIP Gelar Sarasehan Guru Pendidikan Pancasila

Senin, 28 November 2022 | 20:28 WIB

Pater Kornelis Dosi SVD Mendadak Meninggal Dunia, RIP

Minggu, 27 November 2022 | 14:52 WIB
X