• Jumat, 2 Desember 2022

Gereja Katolik Prancis Akan Jual Aset untuk Selesaikan Klaim Pelecehan Seksual Puluhan Juta Euro

- Kamis, 11 November 2021 | 08:53 WIB
Mgr Eric de Moulins Beaufort, Kepala Konferensi Waligereja Prancis. (Goulburn Post)
Mgr Eric de Moulins Beaufort, Kepala Konferensi Waligereja Prancis. (Goulburn Post)

PARIS (Katolikku.com) - Para uskup Katolik di Prancis telah setuju untuk menjual sebagian dari kepemilikan real estat Gereja yang luas untuk memberi kompensasi kepada ribuan korban pelecehan seks anak di tangan para pastor.

Para pejabat gereja berada di bawah tekanan kuat untuk mengakui dan mengganti kerugian para korban setelah penyelidikan penting Prancis mengkonfirmasi pelecehan seksual yang ekstensif terhadap anak di bawah umur oleh para imam yang berasal dari tahun 1950-an.

Sebuah komisi independen akan mengevaluasi klaim, "dan kami akan menyediakan sarana untuk menyelesaikan misi ini ... ganti rugi individu bagi para korban", kata Mgr Eric de Moulins Beaufort, Kepala Konferensi Waligereja Prancis (CEF) .

Dia tidak merinci jumlah yang dapat dibayarkan sebagai tanggapan atas penyelidikan yang menghancurkan terhadap "fenomena besar" serangan seksual anak yang sering ditutupi oleh "selubung kerahasiaan".

Baca Juga: Gereja Katolik Sri Lanka Menentang Pengambilalihan Lahan Basah oleh Pemerintah

Penyelidikan, yang dirilis bulan lalu, telah mendesak Gereja untuk membayar para korban dengan asetnya sendiri, alih-alih meminta umat paroki untuk berkontribusi atas kejahatan yang dilakukan oleh pastor.

Gereja telah berjanji untuk menyiapkan dana untuk mulai melakukan pembayaran tahun depan, dan sekarang akan didukung "dengan menjual aset real estat yang dimiliki oleh Konferensi Waligereja Prancis dan oleh keuskupan", kata Moulins-Beaufort setelah beberapa hari pertemuan di Gereja Katolik Lourdes.

Dia menambahkan bahwa pinjaman akan dicari dari bank jika diperlukan, dan bahwa Vatikan akan diminta untuk mengirim seorang pengamat untuk membantu memeriksa tanggapan Gereja.

"Gereja kita tidak bisa menjadi institusi yang bercokol dalam kemuliaan dirinya sendiri," katanya.

 

Halaman:

Editor: Eleazar

Sumber: UCA News (Union of Catholic Asian News)

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bacaan I, Selasa, 29 November 2022: Mingga Adven I

Senin, 28 November 2022 | 21:25 WIB

BPIP Gelar Sarasehan Guru Pendidikan Pancasila

Senin, 28 November 2022 | 20:28 WIB

Pater Kornelis Dosi SVD Mendadak Meninggal Dunia, RIP

Minggu, 27 November 2022 | 14:52 WIB
X