• Sabtu, 28 Januari 2023

Proses Beatifikasi dan Kanonisasi Uskup Agung Teofilo Camomot dari Filipina Dimulai

- Jumat, 12 November 2021 | 10:54 WIB
Uskup Agung Teofilo Camemot, yang meninggal pada tahun 1988 sebagai Uskup Agung Koajutor Emeritus Cagayan de Oro. (CNN Philipines)
Uskup Agung Teofilo Camemot, yang meninggal pada tahun 1988 sebagai Uskup Agung Koajutor Emeritus Cagayan de Oro. (CNN Philipines)

CEBU (Katolikku.com) - Komisi Teologi Kongregasi untuk Penggelaran Orang Orang Kudus (Theological Commission of the Congregation for the Causes of Saints) Selasa, 9 November 221 menegaskan kebajikan heroik Uskup Agung Teofilo Camomot, seorang uskup Filipina dan pendiri ordo religius, yang meninggal pada tahun 1988.

Diberitakan Catholic News Agency (CNA), 11 November 2021, keputusan sembilan anggota komisi 9 November itu bulat.

“Dengan hasil yang menguntungkan ini, proses beatifikasi dan kanonisasi Uskup Teofilo Camomot akan diteruskan untuk pemeriksaan lebih lanjut kepada Komisi Uskup dan Kardinal Kongregasi tersebut,” kata Keuskupan Agung Cebu 10 November 2021.

Baca Juga: 194 Imam Katolik Buka Suara, Minta Dunia Internasional Dukung Perdamaian di Tanah Papua

Uskup Agung Teofilo Camomot lahir di Cogon, Carcar, Cebu, 3 Maret 1914, dari pasangan Luis dan Angela Bastida, dan dibaptis pada hari berikutnya. Dia dikurung pada 22 Agustus 1915.

Ia menjalani formasi seminari di Seminario Tinggi de San Carlos di Kota Cebu dan ditahbiskan menjadi imam Keuskupan Agung Cebu.

Pada tahun 1955 ia diangkat menjadi Uskup Pembantu Jaro, dan ditahbiskan pada 29 Mei 1955.

Ia kemudian diangkat menjadi Uskup Agung Koajutor Cagayan de Oro pada tahun 1958. Di sana, ia melayani sebagai gembala St. Rita di Balingasag di provinsi Misamis Oriental, di mana ia mendirikan Karmelit Tersier dari Ekaristi Mahakudus, yang sekarang dikenal sebagai Putri-Putri Santa Teresa, pada tahun 1960.

Baca Juga: Daftar Negara Afrika di Mana Para Imam, Religius dan Misionaris Kristen Berada dalam Bahaya Penganiayaan

Uskup Agung Teofilo Camomot mengundurkan diri sebagai koajutor karena masalah kesehatan yang melibatkan ginjalnya, dan tidak pernah berhasil seperti biasa di Keuskupan Agung Cagayan de Oro.

Halaman:

Editor: Eleazar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Fransiskus Inginkan Homili yang Lebih Baik

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:04 WIB

Hanya Ada Satu Tuhan di Korea Utara, Siapa Itu?

Rabu, 18 Januari 2023 | 13:52 WIB

Renungan Katolik, Selasa, 17 Januari 2023

Selasa, 17 Januari 2023 | 06:48 WIB

Senin, 16 Januari 2023: Pesta Santa Priscila

Senin, 16 Januari 2023 | 08:17 WIB

Renungan Katolik, Senin, 16 Januari 2023

Senin, 16 Januari 2023 | 07:42 WIB

SARI FIRMAN HARI INI, Senin, 16 Januari 2023

Senin, 16 Januari 2023 | 07:29 WIB
X