• Jumat, 2 Desember 2022

Kepada Sejumlah Konggres AS, Menag Bicara Toleransi Beragama di Indonesia

- Sabtu, 13 November 2021 | 15:39 WIB
Menag Yaqut terima Anggota Kongres Amerika di Kantor Kemenag
Menag Yaqut terima Anggota Kongres Amerika di Kantor Kemenag
 
JAKARTA (Katkolikku.com)- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerima sejumlah anggota Kongres Amerika Serikat. Kehadiran mereka di Kantor Kementerian Agama bersama Wakil Dubes Amerika Serikat Michael Kleine.

Melansir www.kemenag.go.id, Sabtu 13 november 2021, anggota Kongres Amerika Serikat yang hadir adalah Congressman Amerish Babulal Bera, Chairman, House Foreign Affairs Committee’s (HFAC) Subcommittee on Asia, the Pacific and Nonproliferation, Congressman Derek Christian Kilmer, Congressman Juan Carlos Vargas, dan Congresswoman Abigail Anne Davis Spanberger.

Hadir juga, Wakil Dubes Amerika Serikat Michael Kleine, Shiouyu Theresa Lou (Professional Staff Member, HFAC Subcommittee on Asia), Anubhav Gupta (Professional Staff Member, HFAC Embassy Participants), Ambassador Sung Kim, John Sias (Assistant to Ambassador), dan Greg Bauer (Human Rights and Religious Affairs Officer).

Baca Juga: Ledakan Mematikan Saat Shalat Jumat Kembali Hantam Masjid di Afghanistan

Menag didampingi Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Kepala Balitbang-Diklat Achmad Gunaryo, serta para staf khusus dan staf ahli Menteri Agama.

"Kita ini beruntung. Sebab, Indonesia memiliki ormas keagamaan yang mungkin tidak ada di negara lain, dan jumlahnya bisa ratusan," ujar Menag di Jakarta, Jumat. 12 November 202.

"Ini yang selalu membantu kami dalam berkomunikasi dengan akar rumput. Praktis, keharmonisan umat bisa dijaga atas bantuan ormas keagamaan," sambungnya.

Baca Juga: Mengenal Pater Cornelissen SVD, 'Pahlawan' Pendidikan di Pulau Flores

Menag mengaku bahwa Indonesia juga mengalami sejumlah tantangan dalam merawat harmoni di tengah keragamaan. Menurutnya, Pancasila menjadi titik temu di antara keragaman yang ada. 

Kerukunan umat beragama di Indonesia mendapat apresiasi dari Kongres Amerika Serikat.

Salah satu anggota Kongres Amerika Serikat yang hadir, Juan Carlos Vargas, menilai, Indonesia bisa menjadi contoh nyata bahwa prinsip Islam bisa berjalan secara harmoni dengan prinsip demokrasi.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bacaan I, Selasa, 29 November 2022: Mingga Adven I

Senin, 28 November 2022 | 21:25 WIB

BPIP Gelar Sarasehan Guru Pendidikan Pancasila

Senin, 28 November 2022 | 20:28 WIB

Pater Kornelis Dosi SVD Mendadak Meninggal Dunia, RIP

Minggu, 27 November 2022 | 14:52 WIB
X