• Rabu, 17 Agustus 2022

Putusan Pengadilan di Jerman: Pembatasan Doa Pro-Kehidupan Oleh Otoritas Kota Melanggar Hukum

- Rabu, 22 Desember 2021 | 09:01 WIB
Sebuah kelompok doa “40 Days for Life” di Orange County, Amerika Serikat. (Angelus News)
Sebuah kelompok doa “40 Days for Life” di Orange County, Amerika Serikat. (Angelus News)

FRANKFURT (Katolikku.com) - Sebuah pengadilan telah memutuskan bahwa pembatasan terhadap kelompok doa pro-kehidupan di kota tertentu di Jerman adalah melanggar hukum.

Dalam keputusan tertanggal 16 Desember 2021, Frankfurt am Main Administrative Court (Pengadilan Administratif Utama Frankfurt) memutuskan bahwa batasan kapan dan di mana anggota kelompok doa “40 Hari untuk Kehidupan” dapat bertemu tidak sesuai dengan hak untuk berkumpul secara bebas.

Kelompok tersebut telah mengajukan izin pada tahun 2020 untuk mengadakan doa bersama selama 40 hari di luar kantor pusat nasihat Pro Familia di Frankfurt am Main, di negara bagian Hesse, Jerman, dari siang hingga jam 4 sore.

Baca Juga: Paus Fransiskus Tunjuk Pastor Jeffrey J. Walsh Jadi Uskup Keuskupan Gaylord, Michigan

Tetapi otoritas kota memutuskan bahwa kelompok itu hanya bisa berkumpul di sekitar kantor pusat di luar jam kerja.

Kelompok itu diberitahu untuk mengadakan pertemuan doa lebih jauh selama jam kantor dan dilarang untuk berbicara dengan orang-orang yang mengunjungi kantor pusat atau membagikan brosur kepada mereka.

Pengadilan menemukan bahwa perintah tersebut melanggar hak atas kebebasan berkumpul yang diatur dalam Pasal 8 Undang-Undang Dasar Jerman, demikian dilaporkan CNA Deutsch, mitra berita CNA berbahasa Jerman.

Baca Juga: Bayu Samodro Diberhentikan, Adiyarto Sumardjono Jadi Plt. Dirjen Bimas Katolik

“Keputusan ini menjamin pemegang hak dasar untuk menentukan tempat, waktu, jenis, dan isi majelis itu sendiri,” kata pernyataan pers pengadilan 16 Desember 2021.

“Pembatasan yang diperintahkan oleh kota melanggar hak ini. Pengadilan tidak dapat melihat pembenaran untuk ini.”

Halaman:

Editor: Eleazar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Nikaragua Culik Seorang Imam Katolik Lagi

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:07 WIB
X