• Jumat, 30 September 2022

Pemerintah India Bekukan Rekening Milik Misionaris Cinta Kasih Bunda Teresa

- Selasa, 28 Desember 2021 | 19:47 WIB
Para suster Misionaris Cinta Kasih berkumpul di sekitar jenazah Sr. Nirmala Joshi di dalam sebuah gereja Selasa di Kolkata, India. (National Catholic Reporter)
Para suster Misionaris Cinta Kasih berkumpul di sekitar jenazah Sr. Nirmala Joshi di dalam sebuah gereja Selasa di Kolkata, India. (National Catholic Reporter)

NEW DELHI (Katolikku.com) - Rekening bank tarekat biarawati Katolik Misionaris Cinta Kasih atau Missionaries of Charity (MoC) yang didirikan Bunda Teresa di Benggala Barat dibekukan menyusul protes perayaan Natal, kata pemimpin politik negara bagian itu seperti dilaporkan abc.net.au.

Kelompok main hakim sendiri Hindu mengganggu misa Natal di beberapa bagian India, termasuk di wilayah inti yang mendukung pemerintah federal yang dipimpin oleh Perdana Menteri India Narendra Modi, menjelang pemilihan lokal dalam beberapa bulan mendatang.

Kelompok Hindu garis keras yang berafiliasi dengan partai Modi telah berulang kali menuduh MoC memimpin program konversi (pindah) agama dengan kedok amal dengan menawarkan uang, pendidikan gratis, dan tempat tinggal kepada umat Hindu yang miskin dan komunitas suku.

Baca Juga: Keluarga Katolik Polandia Dibunuh oleh Nazi karena Membantu Orang Yahudi di Jalan Menuju Beatifikasi

Pemerintah Modi membekukan rekening bank amal selama akhir pekan.

"Terkejut mendengar bahwa [pada] Natal, Kementerian Persatuan MEMBEKUHKAN SEMUA REKENING BANK Misionaris Cinta Kasih Bunda Teresa di India!" tulis Mamata Banerjee, Kepala Menteri Benggala Barat, dalam sebuah tweet.

"22.000 pasien [dan] karyawan mereka dibiarkan tanpa makanan [dan] obat-obatan.

Peraih Nobel Bunda Teresa, seorang biarawati Katolik Roma yang meninggal pada tahun 1997, mendirikan Misionaris Cinta Kasih pada tahun 1950.

Baca Juga: Penyembelihan Para Bayi di Betlehem oleh Raja Herodes, Fakta atau Fiksi?

Berkantor pusat di negara bagian timur Bengal Barat, MoC memiliki lebih dari 3.000 biarawati di seluruh dunia yang mengelola rumah perawatan, dapur komunitas, sekolah, koloni penderita kusta, dan panti asuhan untuk anak-anak terlantar.

Halaman:

Editor: Eleazar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepada Paus Fransiskus: Mgr Mandagi Utarakan Harapannya

Kamis, 29 September 2022 | 09:17 WIB

Begini Jadwal 'Doa Rosario Misioner Selama' Oktober 2022

Senin, 26 September 2022 | 22:09 WIB
X