• Jumat, 2 Desember 2022

Dokter Katolik Italia: Bunuh Diri yang dibantu Bukanlah Kematian yang Bermartabat

- Kamis, 20 Januari 2022 | 12:47 WIB
Filippo M. Boscia, presiden Asosiasi Dokter Katolik Italia
Filippo M. Boscia, presiden Asosiasi Dokter Katolik Italia

ROMA (Katollikku.com) - Saat parlemen Italia memperdebatkan apakah akan mengesahkan undang-undang untuk mendekriminalisasi bunuh diri yang dibantu, sebuah asosiasi dokter Katolik telah menekankan bahwa kematian yang bermartabat “tidak dapat mengambil jalan pintas.”

“Kematian yang bermartabat harus dipastikan untuk semua: ini adalah prinsip penting perawatan dan tindakan ini, yang memiliki nilai objektif, tidak dapat mengambil jalan pintas dibandingkan dengan praktik dukungan dan pendampingan orang sakit pada tahap terakhir hidupnya,” Filippo M. Boscia, Presiden Asosiasi Dokter Katolik Italia, menulis dalam sebuah pernyataan 18 Januari.

“Kami sangat yakin bahwa bunuh diri yang dibantu dan euthanasia tidak dapat dimasukkan di antara tugas profesional dan deontologis dokter,” katanya.

Baca Juga: BHF-226; Renungan dari Buku Harian St Faustina

Pernyataan dari dokter Katolik datang ketika anggota parlemen bersiap untuk memberikan suara pada bulan Februari pada RUU untuk mendekriminalisasi bunuh diri yang dibantu di Italia. Perdebatan tentang undang-undang dimulai pada pertengahan Desember di Kamar Deputi.

Baik bunuh diri yang dibantu dan euthanasia adalah ilegal di Italia, di mana hukum pidana mengatakan, "siapa pun yang menyebabkan kematian seorang pria, dengan persetujuannya, dihukum dengan hukuman penjara dari enam hingga lima belas tahun."

Pekan lalu, 57 asosiasi, sebagian besar berbasis di Italia, bersama-sama menandatangani pernyataan mereka sendiri yang mengkritik sebuah artikel di jurnal Jesuit yang mendukung RUU tersebut.

Artikel, yang menyatakan bahwa RUU itu bisa menjadi “tanggul dalam menghadapi kemungkinan kerusakan yang lebih serius,” diterbitkan di La Civiltà Cattolica, yang diproduksi oleh para Yesuit di Roma dan disetujui sebelum diterbitkan oleh Sekretariat Negara Vatikan.

Baca Juga: Renungan Kamis, 20 Januari 2022 (Pekan Biasa II - St Sebastianus, St Fabianus I-Paus ke 20, St Eutimius Agung)

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bacaan I, Selasa, 29 November 2022: Mingga Adven I

Senin, 28 November 2022 | 21:25 WIB

BPIP Gelar Sarasehan Guru Pendidikan Pancasila

Senin, 28 November 2022 | 20:28 WIB

Pater Kornelis Dosi SVD Mendadak Meninggal Dunia, RIP

Minggu, 27 November 2022 | 14:52 WIB
X