• Kamis, 18 Agustus 2022

Kelompok Pro Kehidupan Prancis Kecam Presiden Macron

- Kamis, 20 Januari 2022 | 22:20 WIB
Caroline Roux, wakil direktur eksekutif dari Alliance VITA (kiri0,Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan).
Caroline Roux, wakil direktur eksekutif dari Alliance VITA (kiri0,Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan).

PARIS (katolikku.com) - Sebuah kelompok pro-kehidupan di Prancis mengecam seruan Presiden Emmanuel Macron untuk menambahkan aborsi ke dalam Piagam Hak Fundamental Uni Eropa.

“Mengadvokasi dimasukkannya ‘hak untuk aborsi’ dalam Piagam Hak-Hak Dasar Uni Eropa mengabaikan kekerasan yang sering dilakukan aborsi pada banyak perempuan,” kata Alliance VITA dalam sebuah pernyataan pada 19 Januari.

“Di Prancis, sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang kurang mampu melakukan aborsi lebih banyak daripada wanita yang lebih kaya. Aborsi adalah penanda ketidaksetaraan sosial.”

Baca Juga: Doakan, Sekitar 360 Juta Orang Kristen yang Teraniaya di Seluruh Dunia

Alliance VITA adalah asosiasi di Prancis yang memberikan dukungan bagi perempuan yang menghadapi kehamilan yang sulit atau tidak direncanakan dan mengadvokasi perlindungan kehidupan manusia dalam kebijakan publik.

Caroline Roux, wakil direktur eksekutif dari Alliance VITA, mengatakan bahwa “lebih dari sebelumnya, penilaian nyata tentang penyebab, kondisi, dan konsekuensi aborsi perlu dilakukan di tingkat nasional dan Eropa.”

“Ini akan menjadi langkah maju yang nyata yang harus ditawarkan oleh Kepresidenan Prancis untuk melindungi perempuan,” katanya.

Baca Juga: Edith Stein: Jadi Ateis pada Usia 20 Tahun, Meninggal Sebagai Biarawati-Martir

Prancis mengambil alih kursi kepresidenan Dewan Uni Eropa untuk pertama kalinya dalam 14 tahun pada 1 Januari.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Nikaragua Culik Seorang Imam Katolik Lagi

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:07 WIB
X