• Kamis, 18 Agustus 2022

Polisi Katolik di AS Terima 75 Ribu Dollar sebagai Pemulihan Setelah Diskors Karena Berdoa di Klinik Aborsi

- Minggu, 30 Januari 2022 | 18:04 WIB
Mobil operasional Polisi Louisville, Kentucky, AS
Mobil operasional Polisi Louisville, Kentucky, AS

WASHINGTON DC. (Katolikku.com) - Pemerintah Kota Louisville, Kentucky., membayar seorang petugas polisi setempat dengan uang sebesar $75.000 setelah dia diskors karena berdoa di luar klinik aborsi, menurut perusahaan yang mewakilinya.

Demikian laporan Katie Yode, seorang koresponden di biro CNA Washington, D.C., Sabtu, 29 Januari 2022, waktu setempat.

Polisi Matthew Schrenger sedang tidak bertugas ketika dia berhenti untuk berdoa bersama ayahnya di trotoar umum di luar Pusat Bedah Wanita EMW hampir setahun yang lalu, pada 20 Februari, menurut Thomas More Society.

Baca Juga: RD Daluas, Pewarta 'Pasar Modal' yang Beralih Jadi 'Pewarta Injil' Itu Telah Tiada, RIP

Schrenger tiba di pagi hari, sebelum penyedia aborsi dibuka, sebagai bagian dari 40 Days for Life, kampanye akar rumput internasional yang didedikasikan untuk mengakhiri aborsi melalui doa dan puasa.

Matt Heffron, penasihat senior untuk Thomas More Society, sebelumnya mengatakan bahwa Schrenger, seorang veteran polisi 13 tahun, sedang berdoa rosario, menurut afiliasi Fox lokal, WDRB News.

"Untuk tindakannya, Schrenger diskors selama lebih dari empat bulan dengan gaji, dilucuti dari kekuasaan polisi, dan ditempatkan di bawah penyelidikan, 27 Januari, " demikian siaran pers oleh Thomas More Society.

Baca Juga: BHF-949 : Renungan dari Buku Harian St Faustina

Menurut surat Juni lalu yang diperoleh WDRB News, Departemen Kepolisian Metro Louisville menyatakan keprihatinan bahwa Schrenger mengenakan seragam lengkapnya saat berpartisipasi dalam "kegiatan protes", tetapi mengakui bahwa ia berusaha menutupinya dengan mantelnya.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Nikaragua Culik Seorang Imam Katolik Lagi

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:07 WIB
X