• Jumat, 30 September 2022

Puluhan Tewas dalam Bencana Tanah Longsor di Ekuador

- Rabu, 2 Februari 2022 | 15:29 WIB
Residents are seen in an area of a landslide as firefighter rescue crews continue searching homes and streets covered by mud in Quito, Ecuador, February 1, 2022. REUTERS/Jonatan Rosas  NO RESALES. NO ARCHIVES.      TPX IMAGES OF THE DAY
Residents are seen in an area of a landslide as firefighter rescue crews continue searching homes and streets covered by mud in Quito, Ecuador, February 1, 2022. REUTERS/Jonatan Rosas NO RESALES. NO ARCHIVES. TPX IMAGES OF THE DAY

QUITO (Katolikku.com) - Banjir terberat yang melanda Ekuador dalam dua dasawarsa telah menewaskan sedikitnya 24 orang di Quito, menggenangi rumah-rumah, membanjiri mobil dan menghanyutkan para atlet dan penonton di lapangan olahraga, kata para pejabat Selasa, 1 Februari 2022.

Selusin orang hilang dan 48 terluka, kata layanan darurat SNGRE Ekuador di Twitter.

Rekaman video menunjukkan aliran air yang membawa batu, lumpur, dan puing-puing di jalan-jalan di ibu kota Ekuador, saat tim penyelamat membantu penduduk mengarungi arus deras untuk menyelamatkan diri.

Banyak orang di kota berpenduduk 2,7 juta orang itu dibawa ke tempat penampungan, karena pihak berwenang mengumumkan tiga hari berkabung mulai Selasa.

Baca Juga: Paus Fransiskus, Aktivis Myanmar, dan Aktivis Lingkungan Jadi Calon Kuat Pemenang Nobel Perdamaian 2022

Hujan yang mengguyur Quito selama 17 jam berturut-turut menyebabkan banjir yang merusak jalan, area pertanian, klinik, sekolah, kantor polisi, dan gardu listrik.

Walikota Quito Santiago Guarderas mengatakan hujan telah membanjiri bangunan resapan air di lereng bukit yang memiliki kapasitas 4.500 meter kubik tetapi digenangi dengan volume lebih dari empat kali lipat.

Banjir sepanjang satu kilometer (setengah mil) melalui lapangan olahraga di mana para pemain bola voli sedang berlatih dengan penonton di pinggir lapangan.

"Orang-orang yang sedang bermain tidak bisa melarikan diri. Tiba-tiba mereka ditangkap," kata saksi Freddy Barrios Gonzalez kepada AFP.

Baca Juga: Kalimat Terakhir Akash Bashir: 'Saya Akan Mati Tetapi Saya Tak akan Biarkan Anda Masuk ke dalam Gereja'

Halaman:

Editor: Eleazar

Sumber: Franc 24

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepada Paus Fransiskus: Mgr Mandagi Utarakan Harapannya

Kamis, 29 September 2022 | 09:17 WIB

Begini Jadwal 'Doa Rosario Misioner Selama' Oktober 2022

Senin, 26 September 2022 | 22:09 WIB
X