• Jumat, 30 September 2022

Pertemuan 'Jalan Sinode’ Jerman Berakhir dengan Seruan Pemberkatan Sesama Jenis

- Selasa, 8 Februari 2022 | 06:38 WIB
Sidang Sinode ketiga 'Synodal Way' di Frankfurt, Jerman, pada 4 Februari 2022. (UCA News)
Sidang Sinode ketiga 'Synodal Way' di Frankfurt, Jerman, pada 4 Februari 2022. (UCA News)

FRANKFURT (Katolikku.com) - Sebuah pertemuan pleno dari "Jalan Sinode" Gereja Katolik Jerman berakhir pada hari Sabtu, 5 Februari 2022 dengan pemungutan suara yang mendukung rancangan teks yang menyerukan pemberkatan sesama jenis dan perubahan pada Katekismus tentang homoseksualitas.

Para peserta mendukung sebuah dokumen pada 5 Februari berjudul “Perayaan pemberkatan bagi pasangan yang saling mencintai” dengan 161 suara berbanding 34, dengan 11 abstain, demikian dilaporkan CNA Deutsch, mitra Cactholic News Agency berbahasa Jerman.

Baca Juga: Wanita Katolik RI Kab Banggai Laut Selenggarakan Konferensi Cabang

Mereka juga mendukung diskusi lebih lanjut tentang teks "Penilaian ulang Magisterial tentang homoseksualitas" dengan 174 suara mendukung, 22 menentang, dan 7 abstain.

Teks tersebut mengatakan bahwa “bagian Katekismus 2357-2359 dan 2396 (homoseksualitas dan kesucian) harus direvisi” sebagai bagian dari “evaluasi ulang terhadap homoseksualitas.”

Pemungutan suara dilakukan pada hari terakhir pertemuan ketiga Majelis Sinode, badan pembuat keputusan tertinggi Jalan Sinode, di Frankfurt, Jerman barat daya.

Jalan Sinode adalah proses multi-tahun yang kontroversial yang mempertemukan para uskup dan umat awam Jerman untuk membahas cara kekuasaan dijalankan di Gereja, moralitas seksual, imamat, dan peran wanita.

Majelis Sinode terdiri dari para uskup, 69 anggota Komite Sentral Katolik Jerman (ZdK) awam yang berpengaruh, dan perwakilan dari bagian lain Gereja Jerman.

Baca Juga: Paus Fransiskus Untuk Pertama Kalinya Tampil di Acara Bincang-Bincang TV

Pada hari pertama acara tersebut, para anggota menyetujui “teks orientasi”, yang menguraikan dasar-dasar teologis Jalan Sinode, serta dokumen tentang “kuasa dan pemisahan kekuasaan di Gereja,” lapor CNA Deutsch.

Halaman:

Editor: Eleazar

Sumber: Catholic News Agency

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepada Paus Fransiskus: Mgr Mandagi Utarakan Harapannya

Kamis, 29 September 2022 | 09:17 WIB

Begini Jadwal 'Doa Rosario Misioner Selama' Oktober 2022

Senin, 26 September 2022 | 22:09 WIB
X