• Kamis, 18 Agustus 2022

Pengunjuk Rasa Katolik India Bakar Patung Kardinal Leonardo Sandri

- Sabtu, 19 Maret 2022 | 09:11 WIB
Kardinal Leonardo Sandri, Prefek Kongregasi untuk Gereja-Gereja Oriental. (Youtube)
Kardinal Leonardo Sandri, Prefek Kongregasi untuk Gereja-Gereja Oriental. (Youtube)

KERALA, INDIA (Katolikku.com) - Sekelompok umat Katolik di negara bagian Kerala, India selatan, membakar patung Kardinal Leonardo Sandri, Prefek Kongregasi untuk Gereja Gereja Oriental, dan Kardinal George Alencherry, Kepala Gereja Siro Malabar Ritus Timur.

Aksi protes mereka berhubungan dengan di perselisihan liturgi yang telah berlangsung selama lima dekade.

Para pengunjuk rasa juga menyerukan boikot total terhadap Kardinal Alencherry sekalipun pejabat gereja menyerukan tindakan hukuman terhadap mereka yang terlibat dalam pembakaran patung.

Komisi media dari Gereja Siro-Malabar yang berbasis di Kerala menyebutnya sebagai tantangan terbuka bagi Gereja dan paus.

Pastor Alex Onampally, sekretaris komisi media, mengatakan dalam pernyataan 17 Maret 2022 bahwa “tindakan akan diambil terhadap mereka yang terlibat dalam pembakaran patung kardinal sesuai dengan ketentuan Hukum Kanonik.”

Baca Juga: George Weigel: Klaim Konspirasi Uskup Agung Carlo-Maria Vigano tentang Perang Ukraina, Tidak Berdasar

Protes baru terhadap para kardinal pecah setelah para kardinal menyetujui Misa yang seragam.

Para kardinal mengabaikan permintaan dari kaum awam dan imam dari Keuskupan Agung Ernakulam-Angamaly yang menghendaki seluruh Misa menghadap kongregasi. Keuskupan agung tersebut adalah keuskupan terbesar kedua di India dengan populasi Katolik mendekati 500.000.

Sinode para uskup Siro-Malabar pada Agustus 2021 memutuskan untuk mengikuti liturgi yang seragam di semua 35 keuskupannya di India dan luar negeri dan memberikan waktu hingga 17 April 2022, untuk sepenuhnya mematuhi perintahnya.

Baca Juga: Kelompok Spiritual yang Berbasis di Jerman Beli bekas Gereja Katolik di West Elmira, New Yokr

Halaman:

Editor: Eleazar

Sumber: UCA News (Union of Catholic Asian News)

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Nikaragua Culik Seorang Imam Katolik Lagi

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:07 WIB
X