• Jumat, 30 September 2022

Warga Rusia Diblokir di Perbatasan Amerika Serikat, Ukraina Diterima

- Sabtu, 19 Maret 2022 | 09:44 WIB
Irina Zolkina, yang mencari suaka di Amerika Serikat, menangis di dekat Pelabuhan Masuk San Ysidro ke Amerika Serikat, di Tijuana, Meksiko, Kamis, 17 Maret 2022. (AP)
Irina Zolkina, yang mencari suaka di Amerika Serikat, menangis di dekat Pelabuhan Masuk San Ysidro ke Amerika Serikat, di Tijuana, Meksiko, Kamis, 17 Maret 2022. (AP)

Sekitar tiga lusin calon pencari suaka dari Rusia diblokir untuk memasuki Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat, 18 Maret 2022 sementara sekelompok orang Ukraina diperbolehkan melintasi perbatasan.

Adegan tersebut mencerminkan pergeseran yang tenang tetapi tidak salah lagi dalam perlakuan yang berbeda dari orang Rusia dan Ukraina yang memasuki Meksiko sebagai turis dan terbang ke Tijuana, berharap untuk memasuki AS untuk mendapatkan kesempatan suaka.

Orang-orang Rusia — sekitar 34 oranag pada hari Jumat —berkemah beberapa hari di perbatasan tersibuk AS dengan Meksiko, dua hari setelah pejabat kota Tijuana dengan lembut mendesak mereka untuk pergi.

Baca Juga: Pengunjuk Rasa Katolik India Bembakar Patung Kardinal Leonardo Sandri

Mereka duduk di atas tikar dan selimut, memeriksa smartphone, mengobrol dan ngemil, dengan kantong tidur dan kereta bayi di dekatnya saat arus pejalan kaki melintasi perbatasan melewati mereka. Lima gadis muda duduk dan berbicara dalam lingkaran, beberapa dengan boneka binatang.

Beberapa hari sebelumnya, beberapa orang Rusia dirawat di AS di persimpangan San Ysidro, sementara beberapa orang Ukraina diblokir. Tetapi pada hari Jumat, orang Rusia ditolak sementara orang Ukraina diterima setelah menunggu sebentar.

“Sangat sulit untuk memahami bagaimana mereka membuat keputusan,” kata Irina Zolinka, seorang wanita Rusia berusia 40 tahun yang berkemah semalam bersama keluarganya yang terdiri dari tujuh orang setelah tiba di Tijuana pada hari Kamis.

Baca Juga: Jadwal Misa Online Minggu Prapaskah III,  Sabtu dan Minggu, 19 dan 20 Maret 2022

Erika Pinheiro, direktur litigasi dan kebijakan untuk kelompok advokasi Al Otro Lado, mengatakan AS mulai menerima semua warga Ukraina dengan pembebasan bersyarat kemanusiaan selama satu tahun sekitar Selasa, sementara pada saat yang sama memblokir semua warga Rusia.

 

Halaman:

Editor: Eleazar

Sumber: The Associated Press

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepada Paus Fransiskus: Mgr Mandagi Utarakan Harapannya

Kamis, 29 September 2022 | 09:17 WIB

Begini Jadwal 'Doa Rosario Misioner Selama' Oktober 2022

Senin, 26 September 2022 | 22:09 WIB
X