• Kamis, 18 Agustus 2022

Pendeta Kristen di India Diseret dari Rumahnya, Ditikam Sampai Mati Oleh Lima Pria Bertopeng

- Selasa, 22 Maret 2022 | 14:46 WIB
Nasionalis Hindu di India. (russiancouncil.ru)
Nasionalis Hindu di India. (russiancouncil.ru)

ANGAMPALLI, INDIA (Katolikku.com) - Lima pria bertopeng menikam seorang pendeta berusia 50 tahun hingga tewas di Negara Bagian Chhattisgarh, India tengah.

Polisi menyalahkan komunis ekstrim, sementara orang Kristen menduga pendeta dibunuh oleh nasionalis Hindu, demikian menurut laporan.

Orang-orang tak dikenal masuk ke rumah Pendeta Yallam Shankar, menyeretnya keluar dan menikamnya sampai mati di desa Angampalli distrik Bijapur.

Pengawas penganiayaan yang berbasis di AS International Christian Concern melaporkan Sabtu, 19 Maret 2022, menambahkan bahwa pendeta itu meninggalkan seorang istri, dua putranya. dan cucu.

Baca Juga: Teolog Paul Haffner Sarankan Agar Klerus Ortodoks Diundang untuk Mengkonsekrasi Rusia dan Ukraina

Kantor berita PTI India menyatakan bahwa Maois, atau komunis ekstrem, membunuhnya karena dicurigai sebagai informan polisi.

“Sesuai informasi awal, sekelompok tersangka Naxal bersenjata memasuki rumah pendeta lokal Yallam Shankar, dan menyeretnya keluar. Mereka menyerangnya dengan senjata tajam, membunuhnya di tempat,” kata seorang pejabat seperti dikutip.

Pejabat itu menambahkan bahwa kelompok Maois meninggalkan catatan tulisan tangan untuk mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan itu.

Namun, sebuah kelompok lokal bernama Progressive Christian Alliance of Chhattisgarh, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa umat Kristen di desa Angampalli telah menerima ancaman pembunuhan oleh kelompok nasionalis Hindu.

Kelompok itu menambahkan bahwa siapa pun dapat menggunakan nama kelompok Maois untuk menyesatkan penyelidikan.

Halaman:

Editor: Eleazar

Sumber: The Christian Post

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Nikaragua Culik Seorang Imam Katolik Lagi

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:07 WIB
X