• Jumat, 27 Mei 2022

Polisi Hong Kong Tangkap Kardinal Joseph Zen

- Kamis, 12 Mei 2022 | 14:00 WIB
Mantan kepala Gereja Katolik di Hong Kong, Kardinal Joseph Zen, 86, menghadiri konferensi pers di Hong Kong, Cina 9 Februari 2018.  (REUTERS/Bobby Yip)
Mantan kepala Gereja Katolik di Hong Kong, Kardinal Joseph Zen, 86, menghadiri konferensi pers di Hong Kong, Cina 9 Februari 2018. (REUTERS/Bobby Yip)



HONG KONG (Katolikku.com) - Kardinal Joseph Zen, salah satu imam Katolik paling senior di Asia, dan tiga orang lainnya yang membantu menjalankan dana Hong Kong yang sekarang dibubarkan untuk para pengunjuk rasa ditangkap atas tuduhan berkolusi dengan pasukan asing, dan kemudian dibebaskan dengan jaminan.

Zen, seorang mantan uskup Hong Kong berusia 90 tahun, diinterogasi selama beberapa jam pada hari Rabu di Kantor Polisi Chai Wan dekat dengan kediaman gerejanya, sebelum dibebaskan dengan jaminan polisi.

Zen berambut perak, mengenakan kerah pendeta putih, pergi tanpa berkomentar apa pun kepada media.

Baca Juga: Kamis, 12 Mei 2022: Doa Rosario Peristiwa-Peristiwa Terang atau Cahaya

Polisi setempat mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa departemen keamanan nasional kepolisian telah menangkap dua pria dan dua wanita, berusia antara 45 hingga 90 tahun karena "berkolusi dengan pasukan asing" pada Selasa dan Rabu.

Polisi mengatakan mereka dicurigai meminta sanksi asing. Semua dibebaskan dengan jaminan dengan paspor mereka disita di bawah undang-undang keamanan nasional, kata polisi.

Sebuah sumber hukum yang mengetahui masalah tersebut sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa lima orang telah ditangkap sehubungan dengan kasus tersebut: Zen; pengacara senior Margaret Ng, 74; aktivis dan penyanyi pop Denise Ho; mantan anggota parlemen Cyd Ho; dan mantan akademisi Hui Po-keung.

Baca Juga: Bacaan Injil, Hari Kamis Paskah IV, 12 Mei 2022 (Yohanes 13:16 -20)

Zen telah lama menjadi pendukung tujuan demokrasi di Hong Kong dan Cina daratan, dan telah berbicara menentang tumbuhnya otoritarianisme Cina di bawah Presiden Xi Jinping, termasuk undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan Beijing, dan penganiayaan terhadap beberapa umat Katolik Roma di Cina.

Pada 31 Desember 2020 laluKardinal Joseph Zen Ze-kiun  menjalani sidang Pengadilan Banding Terakhir di Departemen Kehakiman, Hong Kong, Cina untuk mendukung maestro media Jimmy Lai, pendiri Apple Daily.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 dari 19 Martir Aljazair Diperingati Hari Ini

Sabtu, 21 Mei 2022 | 19:24 WIB
X