• Senin, 27 Juni 2022

'Br. Martin Navaro' yang Klaim Diri Biarawan dengan 11.000 Pengikut Twitter 'Melawan' Uskupnya

- Jumat, 20 Mei 2022 | 22:01 WIB
'Br.Martin Navarro' (Screenshot  YouTube video)
'Br.Martin Navarro' (Screenshot YouTube video)

WASHINGTON (Katolikku.com) -Martin Navarro, seorang awam pegiat media sosial (Twtitter) dan  pendiri kelompok Oblat St. Agustinus, menolak untuk mematuhi tuntutan uskupnya agar dia tidak lagi menggalang dana, mengidentifikasi dirinya sebagai "Bruder", berpakaian seperti biawaran, dan membangun kapel di Keuskupan Kansas City-St. Yusuf.

Martin Navarro yang tampil di media sosial dengan akun Twtitter “Br Martin” memiliki lebih dari 11.000 pengikut mengatakan bahwa dirinya tidak menerima desakan Uskup James Johnston untuk menghentikan penggalangan dana di Keuskupan Kansas City-St. Joseph dan berhenti membangun kapel yang tidak sah.

Baca Juga: Bacaan Injil, Hari Sabtu Paskah V, 21 Mei 2022 (Yohanes 15:28-21)

"Kami mengikuti aturan, kami mengikuti pedoman, serta jujur ​​tentang siapa kami dan apa niat kami," kata Navarro dalam video YouTube yang diposting 17 Mei.

Mengenai praktik mengenakan kebiasaan, dia berkata, “ini adalah negara yang bebas, bisa dikatakan; kamu bisa memakai apapun yang kamu mau.”

Navarro, 31, telah meminta Johnston untuk secara resmi mengakui kelompok keagamaan Misa Latin Tradisional yang dimulai Navarro bernama Oblat St. Augustine.

Uskup Kansas City, James Johnston (CNA)

Uskup Johnston menolak permintaan itu. Dia juga memerintahkan kelompok itu untuk berhenti beroperasi di keuskupan.

Uskup Johnstom juga mengeluarkan tuntutan itu dalam sebuah surat tertanggal 6 Mei yang ditujukan kepada Navarro. Navarro mempublikasikan surat itu dalam video YouTube yang sama mulai 17 Mei.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Sumber: The Catholic World Report

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X