• Rabu, 17 Agustus 2022

Paus Fransiskus: Hidup 'Selalu Suci dan Tidak Dapat Diganggu'

- Senin, 23 Mei 2022 | 17:31 WIB
Ribuan orang ikut dalam pawai di jalan Kota Roma untuk mendukung gerakan Pro-Kehidupan (Anti Aborsi)
Ribuan orang ikut dalam pawai di jalan Kota Roma untuk mendukung gerakan Pro-Kehidupan (Anti Aborsi)

“Mari kita ingat bahwa hidup adalah hadiah dari Tuhan!” dia berkata. “Itu selalu suci dan tidak dapat diganggu gugat, dan kita tidak bisa membungkam suara hati nurani.”
Komentar pro-kehidupan Paus Fransiskus muncul setelah ia menawarkan refleksi atas kata-kata Yesus kepada para murid pada Perjamuan Terakhir dalam bacaan Injil hari Minggu dari Yohanes, “Damai sejahtera kutinggalkan bagimu; damai yang kuberikan kepadamu.” Bapa Suci berkata bahwa “tidak seorang pun dapat meninggalkan kedamaian bagi orang lain jika mereka tidak memilikinya di dalam diri mereka sendiri, menekankan bahwa kedamaian yang Yesus maksudkan berasal dari Roh Kudus dan merupakan “karunia Allah.”

Baca Juga: Doa Sebelum dan Setelah Makan

Komentar Paus Fransiskus yang membela kehidupan datang pada saat pengadilan tertinggi di Amerika Serikat mendekati kemungkinan pembatalan Roe v. Wade, keputusan penting tahun 1973 yang melegalkan aborsi secara nasional.


Pada awal Mei, rancangan opini Mahkamah Agung yang menunjukkan pengadilan siap untuk membatalkan Roe dibocorkan oleh outlet berita Politico.

Tak lama setelah kebocoran, para pendukung pro-aborsi mulai memprotes di pengadilan, di depan rumah hakim, dan bahkan di gereja-gereja Katolik di seluruh negeri. Langkah-langkah keamanan tambahan telah diambil untuk melindungi hakim dan pengadilan itu sendiri, karena pagar baru-baru ini dibangun di sekitar pengadilan.

Baca Juga: Seorang Polisi di India Bakar Gereja dan Ancam Akan Bunuh Umat Kristen

Namun, jika Roe dibatalkan, aborsi tidak akan dilarang secara nasional. Kasus aborsi Mississippi yang sedang dipertimbangkan, Organisasi Kesehatan Wanita Dobbs v. Jackson, akan memberikan negara hak eksklusif untuk membuat undang-undang tentang aborsi.

Namun, beberapa negara bagian memiliki "undang-undang pemicu" yang secara otomatis melarang aborsi jika Roe dibatalkan. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang negara bagian mana yang memiliki undang-undang tersebut di sini.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Sumber: National Catholic Register

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Nikaragua Culik Seorang Imam Katolik Lagi

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:07 WIB
X