• Jumat, 2 Desember 2022

Pemerintah Nikaragua Intimidasi Uskup dan Bungkam Media Katolik

- Senin, 30 Mei 2022 | 17:45 WIB
Uskup Matagalpa, Rolando José Álvarez Lagos
Uskup Matagalpa, Rolando José Álvarez Lagos

MANAGUA (Katolikku.com) - Setelah pengusiran Apostolic Nuncio  bulan Maret lalu, yang diprotes oleh Vatikan sebagai “tidak dapat dipahami”, keadaan di Nikaragua terus berubah dari buruk menjadi lebih buruk.

Uskup Matagalpa, Rolando José lvarez Lagos, secara terbuka mengecam pelecehan terus-menerus oleh polisi, yang juga menargetkan keluarganya.

Pastor Harvin Padilla dari Keuskupan Masaya juga mengecam pelecehan oleh polisi.

Perkembangan ini mengikuti sebuah laporan awal bulan ini oleh Majelis Nasional Nikaragua, sebuah badan yang dikendalikan oleh rezim tersebut, yang menuduh para Uskup Katolik telah mendukung  sebuah upaya “kudeta” untuk menggulingkan pemerintah Orteg apada 2018.

Baca Juga: Renungan Senin, 30 Mei 2022, Pekan VII Paskah, St Ferdinandus III dr Castila, Sta Jeane dr Arch

Pada tahun 2018, protes jalanan meletus menentang reformasi jaminan sosial yang kontroversial.

Demonstrasi didukung oleh Gereja Katolik dan berakhir dengan penindasan berdarah, Polisi membunuh lebih dari 300 pengunjuk rasa.

Meningkatnya intimidasi dan ancaman terhadap Gereja Katolik membuat Uskup lvarez mengumumkan bahwa dia melakukan mogok makan atau berpuasa dengan mengosumsi protein whey.

Puasa dan homilinya sebagian besar diliput oleh TV kabel Katolik populer Canal Católico.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bacaan I, Selasa, 29 November 2022: Mingga Adven I

Senin, 28 November 2022 | 21:25 WIB

BPIP Gelar Sarasehan Guru Pendidikan Pancasila

Senin, 28 November 2022 | 20:28 WIB

Pater Kornelis Dosi SVD Mendadak Meninggal Dunia, RIP

Minggu, 27 November 2022 | 14:52 WIB
X