• Kamis, 18 Agustus 2022

125 Juta Wanita Katolik Didera KDRT, Ungkap Dr Christauria Welland dalam Pertemuan Keluarga Sedunia di Roma

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 22:20 WIB
Dr. Christauria Welland dan suaminya Michael Akong (Media Vatikan)
Dr. Christauria Welland dan suaminya Michael Akong (Media Vatikan)

ROMA (Katolikku.com) - Pada Pertemuan Keluarga Sedunia (World Meeting of Families),  Dr. Christauria Welland menjelaskan bahaya seumur hidup yang berasal dari kekerasan dalam rumah tangga, dan mengatakan Gereja harus menanggapi kenyataan ini untuk membantu membentuk keluarga yang sehat.

Sekitar 125 juta wanita Katolik mungkin mengalami kekerasan fisik atau seksual setidaknya sekali dalam seumur hidup mereka.

Dr Christauria Welland menawarkan perkiraan itu berdasarkan statistik bahwa sekitar 30 persen perempuan di seluruh dunia telah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.

Baca Juga: Tentang Pembatalan UU Abrosi AS, Roe v Wade, Vatikan: Itu Menantang Seluruh Dunia

Psikolog klinis dan katekis yang berbasis di AS mengatakan kepada peserta dalam Pertemuan Keluarga Dunia ke-10 di Roma bahwa pandemi telah memperburuk situasi kekerasan dalam rumah tangga, seringkali karena meningkatnya stres.

Kekerasan dalam keluarga, katanya, mencakup agresi fisik, pemaksaan seksual, dan pelecehan psikologis atau ekonomi, yang semuanya melanggar rencana Tuhan bagi keluarga, yaitu unit terkecil masyarakat menjadi tempat cinta dan persekutuan.

Apakah Tuhan masih mencintaiku?
Di sela-sela acara di Aula Paulus VI Vatikan, Dr Welland mengatakan kepada Pater Benedict Mayaki bahwa statistik yang mengerikan ini harus mendesak Gereja untuk membantu korban kekerasan dalam rumah tangga untuk menjadi penyintas.

Baca Juga: Mahkamah Agung Batal UU Abrosi Roe v Wade, Umat Katolik AS: 'Syukur kepada Tuhan’

“Untungnya, Gereja jauh lebih sadar akan kekerasan dalam rumah tangga, terutama sejak kepausan Paus Fransiskus dimulai,” katanya, seraya menambahkan bahwa banyak keuskupan dan paroki mulai menawarkan bantuan bagi para korban.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Nikaragua Culik Seorang Imam Katolik Lagi

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:07 WIB
X