• Jumat, 30 September 2022

Pew Research Center: Wajah Sidang Kardinal di Bawah Kepemimpinan Paus Fransiskus jadi 'Kurang Eropa'

- Jumat, 22 Juli 2022 | 10:07 WIB
Para kardinal dan Paus Fransiskus di Kapel Sistina. (Vatican News)
Para kardinal dan Paus Fransiskus di Kapel Sistina. (Vatican News)

VATIKAN (Katolikku.com) - Pilihan Paus Fransiskus untuk Sidang Kardinal ( ) telah membuat badan tersebut “kurang Eropa,” memberikan suara yang lebih besar kepada negara-negara berkembang di Afrika, Asia, dan Amerika Latin, sebuah analisis baru menunjukkan.

Laporan Pew Research Center berfokus pada 83 kardinal yang ditunjuk oleh paus asal Argentina yang sekarang berusia di bawah 80 tahun yang memenuhi syarat untuk memilih dalam konklaf kepausan.

Mereka yang ditunjuk, 16 di antaranya tidak akan dilantik hingga 27 Agustus 2022, saat ini merupakan mayoritas (63 persen) dari 132 kardinal usia pemungutan suara. Pendahulu Paus Fransiskus, Paus St. Yohanes Paulus II dan Paus Emeritus Benediktus XVI, menunjuk para kardinal yang tersisa.

Baca Juga: Putri Monaco Bertemu Paus, Gaya Berpakaian Jadi Sorotan

Orang Eropa bertanggung jawab atas pluralitas usia pemilih yang ditunjuk Paus Fransiskus - 28, atau 34 persen dari total, terbanyak dari wilayah mana pun.

Tetapi begitu orang-orang yang ditunjuk baru dilantik, Eropa akan melihat bagiannya menyusut menjadi 40 persen, turun dari 52 persen pada tahun 2013 ketika Paus Fransiskus terpilih.

Sementara itu, bagian lain dunia telah memperoleh pijakan, dipimpin oleh kawasan Asia-Pasifik, yang secara keseluruhan keterwakilan kardinal usia pemilih telah meningkat dari 9 persen pada tahun 2013 menjadi 17 persen pada tahun 2022, demikian hasil analisis .

Afrika Sub-Sahara juga sedang meningkat, naik dari 9 persen menjadi 12 persen. Amerika Latin dan Karibia memiliki kenaikan yang lebih rendah, naik dari 16 persen menjadi 18 persen.

Baca Juga: Peringatan Vatikan: Jalan Sinode Jerman Timbulkan Ancaman bagi Kesatuan Gereja

Pew melaporkan: “Dari 83 kardinal terpilih yang baru diangkat atau yang saat ini memenuhi syarat yang telah dipilih Paus Fransiskus selama kepausannya, 34 persen berasal dari Eropa, 22 persen dari kawasan Asia-Pasifik, 20 persen dari Amerika Latin dan Karibia, 13 persen dari Afrika sub-Sahara, 8 persen dari Amerika Utara dan 2 persen dari kawasan Timur Tengah-Afrika Utara.” ***

Halaman:

Editor: Eleazar

Sumber: National Catholic Register

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepada Paus Fransiskus: Mgr Mandagi Utarakan Harapannya

Kamis, 29 September 2022 | 09:17 WIB

Begini Jadwal 'Doa Rosario Misioner Selama' Oktober 2022

Senin, 26 September 2022 | 22:09 WIB
X