• Kamis, 18 Agustus 2022

Penduduk Desa Katolik di Myanmar Hidup dalam Ketakutan yang Mengerikan

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 19:49 WIB
Umat Katolik di Mon Hla, sebuah desa Katolik bersejarah di wilayah Sagaing, ketakutan karena diperangi junta milter Myanmar.
Umat Katolik di Mon Hla, sebuah desa Katolik bersejarah di wilayah Sagaing, ketakutan karena diperangi junta milter Myanmar.

 

YANGON (Katolikku.com) - Pada Minggu pagi, tanggal 17 Juli lalu,  umat Katolik di sebuah desa di Miyamar menghadiri Misa dengan suasana damai. Namun, pada sore harinya mereka menjadi sangat ketakutan setelah mendengar berita tentang serangan militer di sebuah desa Buddha terdekat.

Kehebohan pecah di Mon Hla, sebuah desa Katolik bersejarah di wilayah Sagaing yang diperangi Myanmar, ketika penduduk bergegas mengemas makanan, pakaian, dan kebutuhan pokok apa pun yang dapat mereka kumpulkan dan melarikan diri dengan sepeda motor, becak, truk ringan, dan gerobak yang ditarik sapi.

Baca Juga: Bacaan I, Hari Rabu, 3 Agustus 2022 (Yeremia 13:1-7)

Yang muda dan berbadan sehat memastikan orang tua, wanita dan anak-anak meninggalkan desa sebelum mereka mengikuti mereka untuk bersembunyi di sawah terdekat di sebelah timur desa berdoa untuk keselamatan.

Pada pagi hari bwrikutnya, tanggal 18 Juli, mereka mendengar jet tempur dan helikopter mendekati lapangan dan mulai menembak tanpa pandang bulu.

“Kami gemetar ketakutan saat beberapa dari kami terbaring rata di tanah. Yang lain bersembunyi di bawah pohon-pohon besar. Kami tidak berani berbicara sepatah kata pun dan berdoa dalam diam,” kata Martha Tin.

Tin mengatakan seperti kebanyakan penduduk desa, dia belum pernah menyaksikan serangan udara militer sebelumnya dan pengalaman itu membuat mereka trauma.

“Kami tidak bisa tidur nyenyak dan kemungkinan besar akan melarikan diri dari desa jika kami mendengar suara tembakan lagi,” katanya.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Nikaragua Culik Seorang Imam Katolik Lagi

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:07 WIB
X