• Sabtu, 28 Januari 2023

SEPUTAR PIALA DUNIA 2022:Bagaimana Rasanya Menjadi Seoorang Imam Katolik di Qatar

- Selasa, 29 November 2022 | 22:46 WIB
Pastor Charbel Mhanna memimpin Misa di Gereja Maria Ratu Rosario, Doha.
Pastor Charbel Mhanna memimpin Misa di Gereja Maria Ratu Rosario, Doha.

DOHA (Katolikku.com) - Larangan bir stadion Piala Dunia FIFA 2022 membuat kesal banyak penggemar sepak bola yang melakukan perjalanan ke Semenanjung Arab untuk acara olahraga internasional,

Tetapi undang-undang alkohol Qatar hanyalah batasan kecil dibandingkan dengan apa yang dihadapi pastor Katolik yang melayani di negara mayoritas Muslim, tempat aktivitas  publik  agama Kristen dilarang.

Ketika Pastor Charbel Mhanna perlu mendapatkan anggur altar untuk Misa, dia harus menggunakan kartu khusus yang dikeluarkan oleh pemerintah Qatar di satu-satunya tempat yang menjual alkohol kepada penduduk negara tersebut.

Baca Juga: Bacaan I, Rabu, 30 November 2022: Minggu I Adven

Pastor Mhanna telah tinggal di Qatar selama sembilan tahun. Berasal dari Lebanon, dia melayani umat Katolik Maronit yang tinggal di Qatar, serta komunitas berbahasa Italia dan Prancis di Gereja Our Lady of the Rosary di Doha.

Dalam sebuah wawancara dalam bahasa Arab dengan ACI Mena, mitra berita CNA di Timur Tengah, Mhanna menjelaskan bahwa tidak ada lonceng atau salib di gedung gereja di Qatar.

Tampak luar Gereja Katolik Roma Our Lady of the Rosary di Doha, Qatar. (Alamu)


“Tidak mungkin mengajarkan atau memberikan sakramen baptisan kepada keturunan non-Kristen atau berpindah dari satu agama ke agama lain,” kata Mhanna.

Dia menambahkan bahwa “gereja dianggap kedutaan” yang berurusan dengan Kementerian Luar Negeri.

Prosesi keagamaan hanya diperbolehkan berlangsung di dalam tembok Kompleks Keagamaan Qatar, sebuah kompleks yang dibuka pada tahun 2008 yang menampung enam gereja berbeda: Katolik Roma, Anglikan, Ortodoks Suriah, Ortodoks Yunani, Ortodoks Koptik, dan kelompok antar-denominasi untuk orang India serta komunitas Kristen ekspatriat.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Sumber: Catholic News Agency

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Fransiskus Inginkan Homili yang Lebih Baik

Kamis, 26 Januari 2023 | 21:04 WIB

Hanya Ada Satu Tuhan di Korea Utara, Siapa Itu?

Rabu, 18 Januari 2023 | 13:52 WIB

Renungan Katolik, Selasa, 17 Januari 2023

Selasa, 17 Januari 2023 | 06:48 WIB

Senin, 16 Januari 2023: Pesta Santa Priscila

Senin, 16 Januari 2023 | 08:17 WIB

Renungan Katolik, Senin, 16 Januari 2023

Senin, 16 Januari 2023 | 07:42 WIB

SARI FIRMAN HARI INI, Senin, 16 Januari 2023

Senin, 16 Januari 2023 | 07:29 WIB
X