• Sabtu, 28 Januari 2023

SEPUTAR PIALA DUNIA 2022: Mengenal Kekristenan di ‘Negara Tuan Rumah Pesta Bola Dunia’, Qatar

- Kamis, 1 Desember 2022 | 15:53 WIB
Suasana Misa di Gereja Bunda Maria Rosario, Doha
Suasana Misa di Gereja Bunda Maria Rosario, Doha

DOHA (Katolikku.com) – Pesta Bola 2022 sedang berlangsung di Qatar. Sembari menikmati kepiawaian para bintang sepak bola memainkan si kulit bundar, Katolikku.com mengajak Anda untuk mengenal jejak Kekristenan, khususnya Katolik di seluruh negara peserta Piala Dunia FIFA 2022.

Kali ini kita menelusuri jejak Kekristenan di negara tuan rumah, Qatar.

Sejarah

Sejarah mencatat, banyak penduduk Qatar diperkenalkan ke agama Kristen setelah agama tersebut disebarkan ke arah timur oleh orang Kristen Mesopotamia dari tahun 224 M dan seterusnya.Biara dibangun di Qatar selama era ini.

Baca Juga: Paus kepada Patriark Bartholomeus: Hanya Dialog dan Perjumpaan yang Dapat Mengatasi Konflik

Selama bagian akhir dari era Kristen, Qatar dikenal dengan nama Suriah 'Beth Qatraye'.Varian dari ini adalah 'Beth Catara'.[5] Nama ini diterjemahkan menjadi 'wilayah orang Qatar'.

Wilayah itu tidak terbatas pada Qatar; itu juga termasuk Bahrain, Pulau Tarout, Al-Khatt, dan Al-Hasa.

 Pada abad kelima M, Beth Qatraye adalah pusat utama Gereja Kristen Nestorian di Timur, yang menguasai pantai selatan Teluk Persia.

Kaum Nestorian sering dianiaya karena dipandang sebagai bidat oleh Kekaisaran Bizantium, tetapi Arab Timur berada di luar kendali Kekaisaran Bizantium dan wilayah tersebut cukup aman. Pada tahun 628, sebagian besar suku Arab masuk Islam.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Sumber: Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paus Benediktus XVI, Seorang Pujangga Gereja?

Senin, 9 Januari 2023 | 11:47 WIB

7 Tradisi Natal yang Paling Unik dan Menarik

Jumat, 23 Desember 2022 | 19:20 WIB
X