Meskipun Allah adalah Hakim yang adil sempurna, misi Yesus di bumi adalah untuk menyelamatkan kita dari penghukuman, untuk membebaskan kita, untuk membanjiri jiwa kita dengan terang kebenaran, dan untuk memungkinkan kita melihat Allah melalui iman dalam kehidupan ini dan secara langsung di kehidupan selanjutnya.
Seperti halnya Nikodemus, Yesus mampu melihat setiap nyala api iman yang redup di dalam jiwa kita. Ketika Ia melihatnya, Ia akan melibatkan kita, menantang kita, dan berusaha untuk memancarkan terang-Nya lebih penuh di dalam diri kita.
Ia menginginkan bukan hanya nyala api yang redup, tetapi terang yang bersinar. Semakin jelas kita melihat, semakin teguh langkah kita di jalan menuju kekudusan dan semakin cepat kita dapat melakukan perjalanan menuju sumber segala terang—Yesus sendiri.
Renungkanlah hari ini tentang kontras antara terang dan gelap di dalam jiwamu. Seberapa jelas pikiran rohanimu mampu memahami semua yang ingin Allah nyatakan kepadamu? Jika kamu merasa tersesat atau bingung tentang hidup, berpalinglah kepada Yesus dan mohonlah terang.
Baca Juga: Tuhan Bangkit dari Kubur, Alleluya, Alleluya
Kita tidak boleh termasuk di antara mereka yang lebih menyukai “kegelapan daripada terang.” Jika terang Injil mengungkapkan dosamu, jangan berpaling. Percayalah bahwa Yesus tidak ingin menghukummu; Dia ingin membebaskanmu.
Dia ingin kamu percaya kepada-Nya, agar kamu “tidak binasa tetapi memiliki hidup kekal.” Biarkan terang bersinar terang di dalam dirimu sehingga kamu akan menemukan jalan menuju semua harta yang ingin Allah berikan kepadamu.
Tuhan sumber Cahaya murni, aku ingin melihat semua yang ingin Engkau nyatakan kepadaku. Aku ingin mengenal-Mu, menemukan jalan menuju-Mu, dan mengikuti-Mu dengan penglihatan rohani yang jernih.
Singkirkanlah segala kegelapan dalam diriku agar aku dapat memahami-Mu dan kehendak-Mu serta melayani-Mu dengan segenap hatiku. Yesus, aku percaya kepada-Mu.***