Allah mengutus wakil-wakil-Nya kepada kita dalam pribadi para imam-Nya. Meskipun para imam tidak sempurna, mereka tetaplah wakil Allah.
Hal ini terutama berlaku dalam Sakramen Rekonsiliasi. Sangat penting bagi kita untuk mendekati Sakramen itu dengan keyakinan dan kejujuran.
Kita harus membiarkan pengakuan dosa melihat dosa dalam jiwa kita sehingga ia dapat masuk, membersihkan, dan menyembuhkan melalui kuasa suci pengampunan (Lihat Catatan Harian #494-496).
Baca Juga: Rahmat Ilahi Tak Pernah Gagal
Apakah Anda pergi ke pengakuan dosa? Jika ya, seberapa sering? Apakah Anda membersihkan rumah lebih sering daripada membersihkan jiwa Anda?
Tuhan telah memberi Anda karunia yang tak terukur dalam Sakramen Rekonsiliasi. Dia mengundang Anda untuk menerima karunia ini dengan hati yang terbuka.
Jangan takut akan undangan ini; sebaliknya, bergegaslah kepadanya dengan penuh harapan akan banyak rahmat yang ingin Tuhan berikan. Dan lakukanlah secara teratur sebisa mungkin.
Tuhan, mengapa aku takut akan belas kasih-Mu yang diberikan melalui Sakramen Rekonsiliasi? Mengapa aku takut akan belas kasih-Mu yang kudus yang dicurahkan melalui tindakan pengampunan?
Berilah aku keberanian dan kerendahan hati agar aku dapat mengakui dosa-dosaku dengan jelas dan lengkap, sehingga aku disucikan dan dipulihkan ke Hati-Mu. Yesus, aku percaya kepada-Mu.***
Artikel Terkait
Tuhan, Perhatikanlah HambaMu.
Besarlah KasihMu, ya Tuhan, Setinggi Langit, Alleluya
Barang Siapa Percaya kepada Putera, Memiliki Hidup Kekal, Alleluya
Sekarang Tuhan, Perkenankanlah HambaMu Berpulang
Terpujilah Tuhan, Allah Israel, Sebab Ia Mengunjungi dan Membebaskan UmatNya
Sembari Gelar Hari Keakraban, APTI Lepas 10 Mahasiswa Magang ke Taiwan
'Ternyata Mesti Ada Batas Ketenaran Itu...'
Lindungilah Aku Terhadap Serangan Lawan, ya Allahku, Alleluya
Hari Keempat di Afrika: Paus Leo XIV Serukan Akhir Krisis Anglophone di Kamerun