• Sabtu, 18 April 2026

Urbi Et Orbi – Pamit dan Kembali Ke Rumah Bapa, Selamat Jalan Paus Fransiskus

- Selasa, 22 April 2025 | 22:17 WIB
 Pesan Paskah dan Berkat
Pesan Paskah dan Berkat


Oleh Pater Kons Beo, SVD

Inikah yang disebut sebagai momentum akhir hidup yang mesti direfleksikan?

Minggu Paskah kemarin, 20 April 2025, memiliki makna tersendiri buat Gereja dan semesta.

Paus Fransiskus tampil di Balkon Basilika St Petrus untuk yang terakhir kalinya.

Tertangkap di layar lebar lapangan St Petrus, wajahnya tampak teramat letih. Bagaimana pun pesan Paskah mesti disampaikan.

Dan, Uskup Agung Diego Ravelli lanjutkan pesan Paskah itu. Harapan Paus akan pentingnya perdamaian dunia tak surut.

Baca Juga: Jenazah Paus Fransiskus Akan Disemayamkan hingga Pemakaman pada Sabtu Pagi

Konflik bersenjata di mana-mana itu sepantasnya berakhir. Suara kemanusiaan tetap bergema.

Demi bertindak bagi semua yang menderita… Siapa yang menyangkah di akhir “Berkat Bagi Kota (Roma) dan Dunia” (Urbi et Orbi), Paus Fransiskus mesti (berani) ‘merendah dalam keletihan.’

Pesan dan Berkat Paskah
Pesan dan Berkat Paskah

Paus turun dari ‘ketinggian balkon Basilika’ demi menyapa Umat Allah. Ia ‘terlalu nekat’ untuk berkeliling untuk menyapa Umat. Berikan Harapan bagi umat, Gereja yang berziarah.

Bapa Suci Fransiskus, Paus yang ke 266 ini, di Senin pagi ini 21 April 2025 waktu telah ‘kembali ke Rumah Bapa.’ Itulah kerinduan hatinya untuk kembali ke Rumah Bapa sesudah rayakan Paskah.

Nampaknya, di hari Raya Paskah kemarin itu, Paus Fransiskus berpamitan pada Gereja Semesta, pada Masyarakat dunia, dan pada Umat Allah yang berkumpul di Lapangan St Petrus.

Baca Juga: Jorge Mario Bergoglio menjadi FRANSISKUS: rentang Nama dan Kepribadian

Dan… Suara terakhir Paus Fransiskus yang tertangkap jelas adalah ucapan selamat Paskah, “Cari Fratelli e Sorelle, Buona Pasqua” (Saudara – saudari terkasih, Selamat Paskah) dan “Benedicat Vos Omnipotens Deus, Pater et Filius et Spiritus Sanctus..”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

'Ternyata Mesti Ada Batas Ketenaran Itu...'

Jumat, 17 April 2026 | 09:39 WIB

Sebuah Kata Penutup tentang Budaya Katolik

Rabu, 15 April 2026 | 21:42 WIB

'Malam Penuh Cahaya Iman'

Senin, 13 April 2026 | 06:02 WIB

Menghadirkan Wajah Allah Berbelas Kasih

Sabtu, 11 April 2026 | 19:37 WIB

Pengakuan Seorang 'Sumber Rahasia' dari Vatikan

Sabtu, 11 April 2026 | 08:00 WIB

'...tidak percaya' (Non crediderunt)

Sabtu, 11 April 2026 | 07:24 WIB

'Pakaian Kemuridan Tetaplah Kita Kenakan'

Kamis, 9 April 2026 | 18:13 WIB

'Menjadi Murid yang Diinjili

Kamis, 9 April 2026 | 18:01 WIB

Kiranya Mata Iman Kita Senantiasa Terjaga

Rabu, 8 April 2026 | 08:31 WIB

Sari Firman: Memotivasi Diri: Pertobatan Sejati

Selasa, 7 April 2026 | 11:47 WIB

Pesan Inspiratif: Maria Magdalena Menangis

Selasa, 7 April 2026 | 06:15 WIB

'Tuhanku Tak Terkalahkan...'

Selasa, 7 April 2026 | 06:10 WIB

Reuni Galilea

Senin, 6 April 2026 | 08:04 WIB
X