Oleh Pater Kons Beo, SVD
Inikah yang disebut sebagai momentum akhir hidup yang mesti direfleksikan?
Minggu Paskah kemarin, 20 April 2025, memiliki makna tersendiri buat Gereja dan semesta.
Paus Fransiskus tampil di Balkon Basilika St Petrus untuk yang terakhir kalinya.
Tertangkap di layar lebar lapangan St Petrus, wajahnya tampak teramat letih. Bagaimana pun pesan Paskah mesti disampaikan.
Dan, Uskup Agung Diego Ravelli lanjutkan pesan Paskah itu. Harapan Paus akan pentingnya perdamaian dunia tak surut.
Baca Juga: Jenazah Paus Fransiskus Akan Disemayamkan hingga Pemakaman pada Sabtu Pagi
Konflik bersenjata di mana-mana itu sepantasnya berakhir. Suara kemanusiaan tetap bergema.
Demi bertindak bagi semua yang menderita… Siapa yang menyangkah di akhir “Berkat Bagi Kota (Roma) dan Dunia” (Urbi et Orbi), Paus Fransiskus mesti (berani) ‘merendah dalam keletihan.’
Paus turun dari ‘ketinggian balkon Basilika’ demi menyapa Umat Allah. Ia ‘terlalu nekat’ untuk berkeliling untuk menyapa Umat. Berikan Harapan bagi umat, Gereja yang berziarah.
Bapa Suci Fransiskus, Paus yang ke 266 ini, di Senin pagi ini 21 April 2025 waktu telah ‘kembali ke Rumah Bapa.’ Itulah kerinduan hatinya untuk kembali ke Rumah Bapa sesudah rayakan Paskah.
Nampaknya, di hari Raya Paskah kemarin itu, Paus Fransiskus berpamitan pada Gereja Semesta, pada Masyarakat dunia, dan pada Umat Allah yang berkumpul di Lapangan St Petrus.
Baca Juga: Jorge Mario Bergoglio menjadi FRANSISKUS: rentang Nama dan Kepribadian
Dan… Suara terakhir Paus Fransiskus yang tertangkap jelas adalah ucapan selamat Paskah, “Cari Fratelli e Sorelle, Buona Pasqua” (Saudara – saudari terkasih, Selamat Paskah) dan “Benedicat Vos Omnipotens Deus, Pater et Filius et Spiritus Sanctus..”
Artikel Terkait
Lebih Dekat dengan Paus Santo Pius X
Jelang Pekan Suci Paus Berdoa di Basilika Santa Maria Maggiore
Paus Fransiskus Menyapa Para Peziarah pada Minggu Palma di Lapangan Santo Petrus, Vatikan
Paus Mempersiapkan Mediasi Via Crucis
Paus dalam Misa Krisma: Berdoalah untuk Sukacita Para Imam
Meditasi Via Crucis Paus: Merangkul Ekonomi Tuhan di Dunia Algoritma
Umat Katolik Rela Hadir Tiga Jam Sebelum Upacara Trihari Suci, Dampak Kunjungan Sri Paus?
Saat Urbi et Orbi, Paus Berdoa Agar Semua Kekerasan Diakhiri, dari Gaza hingga Sahel
Selamat Jalan Bapa Suci Paus Fransiskus