Oleh: Kons Beo, SVD
Sabtu, 18 April 2026
(Pekan II Paskah, Beata Maria dr Inkarnasi)
Bacaan I Kisah Para Rasul 6: 1 - 7
Mazmur Tanggapan: Mzm 33: 1-2.4-5.18-19
Ref: "Kasih setiaMu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap padaMu"
Injil Yohanes
"Aku ini, jangan takut!"
Yohanes 6: 20
"Jangan Takut Itu Tidaklah Berarti Asal Berani. Apalagi Berani Yang Tak Terkendali dan Tak Terarah!"
Kawan Ku...
Ingin kubilang kepadamu seadanya. Tak mengada-ada. Di dekatku, di sekelilingku, bahkan bersamaku di keseharian, tetap ada sesama yang kutakuti.
Kawan Ku...
Sesama, yang kutakuti itu, kutempatkan dalam jarak fisik dan terutama dalam jarak batin yang aman buat diriku. Terhadap yang kutakuti itu banyak kali kudiam membisu. Menghindar darinya sejauh mungkin itulah jalan terbaik.
Kawan Ku terkasih....
Terhadap yang kutakuti itu sedikitpun tak berhasil aku lewati tembok hati penuh prasangka dan curiga yang terus saja menebal. Iya, aku hanya membuntuti dan membidiknya dalam curiga dan tafsiran suram punyaku sendiri.
Baca Juga: Ratu Surga, Bersukacitalah, Alleluya
Semuanya itu karena aku memang takut berbicara dengannya setulusnya. Namun, sebaliknya, untuk berbicara tentang dia aku sekian gencar bertubi-tubi tak terbendung. Tentu, dalam aura dan tema nan kelam.
Kawan Ku terkasih....
Yesus, sang Guru, yang telah bangkit, mesti meneguhkan hati para murid. Iya, para murid yang ada dalam suasana hati penuh was-was, curiga dan takut. "Aku ini, jangan takut!" adalah sapaan Paskah agar para murid dapat masuk dan mengalami 'sukacita, terbebaskan, untuk mendekatkan diri pada Tuhan yang bangkit.
Kawan Ku...
Dan untuk kita berdua? Jadilah kita maklumi, lawan dari "Takut" itu ternyata bukanlah 'berani, atau asal berani apalagi berani bohongan.' Lawan dari 'takut' adalah 'sikap keberserahan, iman pada Kristus yang bangkit yang melahirkan sukacita dan harapan dalam diri kita.'
Kawan Ku terkasih...
Iman akan Kristus - Paskah Kehidupan itu membuat kita jadi teduh, bebas cemas, apa adanya penuh tulus untuk mendekatkan diri pada sesama, untuk sanggup berbicara dengannya. Iya, untuk sanggup bersuara demi kebaikan dan demi kehidupan bersama yang luas.
Maka, Kawan Ku terkasih..
'Jangan Takut' dalam semangat Paskah pasti dan selalu isyaratkan harapan akan kehidupan. Dan bukannya gelagat keberanian liar untuk membunuh dan menghancurkan. Bukan!