news

Ditantang soal Toleransi, Anies Buktikan Rekam Jejak Selesaikan IMB Gereja yang Puluhan Tahun Tak Dapat Izin

Kamis, 25 Januari 2024 | 21:07 WIB

PURWOKERTO (Katolikku.com) -  Calon Presiden nomor urut 01 dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, menghadiri acara Desak Anies di Purwokerto, Jawa Tengah, pada Rabu (24/1/2024). Dalam diskusi tersebut, Anies menegaskan komitmennya terhadap prinsip toleransi dan keadilan.

Pertanyaan seorang peserta diskusi, Antonius, mengenai perlindungan terhadap minoritas dan kebhinnekaan menjadi momen bagi Anies untuk memaparkan rekam jejaknya selama memimpin Jakarta. Ia menyoroti upaya perlindungan terhadap semua agama dengan setara dan adil, termasuk keluarnya izin mendirikan bangunan (IMB) bagi beberapa gereja yang sebelumnya kesulitan mendapatkan persetujuan.

"Kita bersyukur sekali negeri ini bhinneka. Bhinneka itu adalah karunia Tuhan. Negeri ini juga tunggal. Kita menjadi satu, menjadi Indonesia. Menyatu, persatuan itu hasil usaha kita," ujar Anies. Ia menekankan bahwa persatuan memerlukan usaha bersama dan bahwa keberagaman adalah karunia Tuhan yang perlu dijaga.

Baca Juga: Bacaan Injil, Jumat, 26 Januari 2024, Pesta St Timotius, St Titus: Luk 10 1-9

Anies melanjutkan dengan menggambarkan prinsip kesetaraan dan keadilan yang diterapkan selama kepemimpinannya di Jakarta. Ia mencontohkan pembangunan gereja bagi umat Katolik yang sebelumnya terhambat oleh masalah IMB. Dalam periode kepemimpinannya, Anies menyatakan bahwa masalah tersebut berhasil diselesaikan dengan prinsip kesetaraan.

"Pembangunan gereja, masjid, atau tempat ibadah lainnya harus dilakukan dengan prinsip kesetaraan. Semua agama dan kelompok masyarakat memiliki hak yang sama," tegas Anies.

Mengenai kampanye, Anies mengkritik upaya memberikan label menakut-nakuti kepada lawan. Ia menyatakan bahwa takut merupakan konsep abstrak, sementara risiko dapat diukur. Anies menekankan pentingnya melihat rekam jejak untuk memahami komitmen seorang pemimpin terhadap nilai-nilai toleransi dan keadilan.

Baca Juga: Tuhan, Perhatikanlah HambaMu: Ibadat Sore, Jumat 26 Januari 2024

"Jangan kita terbawa dengan orang-orang yang memberikan rasa takut yang tak beralasan. Ketika mengecek apakah besok, saya (Anies, red), berperilaku melindungi semua, maka lihatlah kemarin. Apakah kemarin saya melindungi semua. Jika kemarin melindungi semua, maka Anda bisa memprediksi dia akan melindungi semua," pungkas Anies.

Dalam kesimpulannya, Anies menegaskan bahwa prinsip keadilan menjadi pondasi utama persatuan dalam keberagaman. Ia berharap masyarakat dapat melihat bukti nyata dari tindakan nyata yang telah dilakukan selama kepemimpinannya di Jakarta.

 
 

Tags

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB