news

Paus kepada Uniservitate: Pendidikan Harus Peduli pada Hati Manusia

Sabtu, 9 November 2024 | 19:23 WIB
Paus bersama peserta Uniservitate


KOTA VATIKAN (Katolikku.com) - Menyambut peserta Simposium Global Kelima Uniservitate, Paus Fransiskus mengingatkan mereka bahwa pendidikan terus berlanjut di luar kelas dan bahwa sekolah Katolik harus berani dan terinspirasi oleh ajaran Yesus.

"Pendidikan bukanlah proses yang berakhir begitu kita meninggalkan kelas atau perpustakaan; pendidikan terus berlanjut sepanjang hidup, dalam perjumpaan kita sehari-hari dengan orang lain, dan di jalan yang kita tempuh."

Paus Fransiskus menyampaikan pengamatan ini saat berpidato di Vatikan pada hari Sabtu, Simposium Global Kelima Uniservitate, tentang 'Transformasi Pendidikan Tinggi dari Dalam' yang berlangsung setiap tahun, dan tahun ini difokuskan pada salah satu fokus utama inisiatif tersebut, yaitu "pelembagaan pembelajaran layanan solidaritas."

Baca Juga: Ibadat Sore Sabtu, 09 November 2024

Dalam sambutannya, Paus berterima kasih kepada para peserta atas cara Uniservitate "merespons secara konsisten" terhadap maksud dari Global Compact on Education dengan mengembangkan proses pendidikan yang melibatkan semua orang.

Dibutuhkan satu desa untuk mendidik seorang anak

Paus mengingat pepatah Afrika yang menyatakan bahwa dibutuhkan seluruh desa untuk mendidik seorang anak.

Mengingat hal ini, ia mendesak, "Marilah kita berupaya keras untuk membangun "desa pendidikan" seperti itu, tempat kita dapat bekerja sama untuk mempromosikan hubungan manusia yang positif dan bermanfaat secara budaya."

Melalui hubungan yang erat ini, Bapa Suci mencatat, "suatu perjanjian pendidikan tentu dapat muncul di antara semua orang yang bekerja untuk pertumbuhan pribadi individu dalam berbagai aspek ilmiah, politik, artistik, atletik, dan lainnya."

"Perjanjian yang saya undang untuk Anda kembangkan," Paus Fransiskus menggarisbawahi, "harus menghasilkan buah perdamaian, keadilan, dan penerimaan bersama di antara semua orang dan memperluas efek positifnya dalam bentuk kerja sama yang semakin erat."

Sekolah Katolik dituntut untuk berani

Paus meminta para pendidik untuk memupuk dialog antaragama dan merawat rumah kita bersama. "Kita semua tahu bahwa tugas itu tidak mudah," akunya, "tetapi itu pasti mengasyikkan!"

Baca Juga: Ibadat Penutup: Sabtu, 09 November 2024

Dalam menghadapi tantangan ini, katanya, "Sekolah-sekolah Katolik dari setiap jenis dan tingkat dipanggil dengan berani untuk membuat perubahan apa pun yang diperlukan, membiarkan kegiatan mereka diilhami oleh ajaran Yesus, Guru kita bersama."

Halaman:

Tags

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB