• Sabtu, 18 April 2026

Paus dalam Audiensi: Penguatan Mengomunikasikan Karunia Roh Kudus yang Melimpah

- Rabu, 30 Oktober 2024 | 19:34 WIB
Paus Fransiskus pada Audiensi Umum, Rabu (30/10)
Paus Fransiskus pada Audiensi Umum, Rabu (30/10)

KOTA VATIKAN (Katolikku.com) - Selama Audiensi Umum mingguan di Lapangan Santo Petrus, Paus Fransiskus melanjutkan refleksinya tentang Roh Kudus dan mengagumi bagaimana kaum muda memiliki pengalaman berjumpa dengan Roh Kudus dalam sakramen Penguatan.

Pada Tahun Yubelium yang sudah dekat ini, marilah kita diperbarui dan diberdayakan oleh Roh Kudus dan membawa karunia-Nya dalam semua yang kita lakukan.

 

Paus Fransiskus menyampaikan dorongan ini kepada umat beriman yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus selama Audiensi Umum hari Rabu.

Saat melanjutkan seri katekese tentang Roh Kudus dalam kehidupan Gereja, Paus berfokus pada karunia Roh yang diterima dalam sakramen Penguatan.

Baca Juga: Paus Angkat Pastor Agustinus Tri Budi Utomo Jadi Uskup Keuskupan Surabaya

Dalam Perjanjian Baru, selain pembaptisan dengan air, Paus mengamati bahwa kita melihat ritus lain, yaitu penumpangan tangan, "yang bertujuan untuk mengomunikasikan Roh Kudus secara kasat mata dan dengan cara yang karismatik," sebuah gerakan dengan "dampak yang serupa dengan yang dihasilkan oleh para Rasul pada hari Pentakosta."

Karunia Roh Kudus yang melimpah Bapa Suci melanjutkan dengan mengingat "cara yang sangat sederhana dan jelas".

Katekismus orang dewasa dari Konferensi Episkopal Italia berbicara tentang sakramen, dengan menyatakan: "Penguatan bagi semua umat beriman adalah seperti Pentakosta bagi seluruh Gereja. … Sakramen ini memperkuat penyatuan baptisan ke dalam Kristus dan Gereja serta pentahbisan kepada misi kenabian, kerajaan, dan imamat."

Dengan mengingat hal ini, Paus menggarisbawahi bagaimana sakramen mengomunikasikan kelimpahan karunia Roh.

Baca Juga: Bacaan-Bacaan Liturgis pada Misa Kudus, Rabu, 30 Oktober 2024

"Oleh karena itu, jika Baptisan adalah Sakramen kelahiran, maka Penguatan adalah Sakramen pertumbuhan," katanya. "Karena alasan ini," tegasnya, "Sakramen ini juga merupakan Sakramen kesaksian, karena ini terkait erat dengan kedewasaan keberadaan Kristen."

Jangan reduksi sakramen

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Sumber: Vatican News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X