• Sabtu, 18 April 2026

Hari Ini, MSF Rayakan Ekaristi Memperingati 125 Tahun Kongregasi

Abraham Runga Mali, Katolikku
- Selasa, 28 September 2021 | 16:03 WIB
Hari ini diadakan perayaan ekaristi dalam rangka peringatan Kongregasi MSF  ke-125 tahun .
Hari ini diadakan perayaan ekaristi dalam rangka peringatan Kongregasi MSF ke-125 tahun .

SEMARANG (Katolikku.com) - Dalam rangka perayaan jubileum 125 tahun serikat MSF (Congregatio Missionarium  a Sacra) atau Misionaris Keluarga Kudus, diadakan perarayaan ekaristi di Gereja keluarga Kudus Atmodirino, Semarang pada Selasa (28/9/2021) pukul 17.00.

Perayaan ekaristi akan dipimpin oleh Uskup Palangkaraya Mgr A.M. Sutrisnaatmaka MSF, didampingi oleh Privinsial MSF Provinsi Jawa Rm Petrus Sumargo MSF dan Pastor Paroki Atmodirono Romo Petrus Santoso Pancaprasetyo.

Pada perayaan ekaristi ini juga dilaksanakan tabhisan dua diakon dari serikat MSF, yakni Fr. Benediktus Mbeba Budo Bedi MSF (Paroki St. Martinus nangaroro, Keuksupan Agung Ende) dan Fr. Edwin Nus Istanto (Paroki St. Petrus dan Paulus Minomartini, Yogyakarta). Perayaan ekaristi bisa dikikuti melalui saluran youtube MSF. 

Baca Juga: Sudah 30 Negara Dunia Legalkan Perkawinan Sejenis, Vatikan Tetap Tegas Menolak

Menuru rencana semula,  tanggal  28 September 2020 dijadikan tanggal puncak perayaan Tahun Yubileum untuk tarekat secara menyeluruh. Tetapi karena pandemik Covid-19 ada, acara puncak ditunda tanggal 28 September 2021.

Inilah hari di mana Kongregasi MSF  genap merayakan 125 tahun tanggal Pendirian Kongregasi Para Misionaris Keluarga  Kudus di Grave, Belanda, 125 tahun lalu.

Pater Berthier memberi institusinya nama Keluarga Kudus dengan maksud agar para anggota kongregasi ini meniru kesederhanaan dan familaritas Keluarga Kudus Nazareth, yang dengan mendengarkan dan mendalami Sabda Tuhan, membuat Tuhan kita, Yesus Kristus, Misionaris Bapa bertumbuh.
 
Selama tahun 2020 ini ada tema bulanan untuk renungan/rekoleksi. Tujuannya adalah agar anggota kongregasi  setia pada karisma Kongregasi MSF dengan cara yang kreatif,  mengembangkan kehidupan komunitas dan cara-cara misi dan reksa pastoral untuk melayani dengan cara yang lebih baik, terutama mereka yang tinggal di pinggiran, yang terabaikan, yang paling membutuhkan, untuk kelestarian alam, dan  “yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil Tuhan Allah kita.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abraham Runga Mali

Tags

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X