• Sabtu, 18 April 2026

Santo Gregorius dari Nazianze, Uskup, Pengaku Iman dan Pujangga Gereja

- Kamis, 2 Januari 2025 | 10:38 WIB
Santo Gregorius dari Nazianze
Santo Gregorius dari Nazianze

JAKARTA (Katolikku.com) - Keluarga Gregorius adalah keluarga yang saleh dan diberkati oleh Tuhan. Ibunya beserta kedua adiknya: Gorgonia dan Caesarius juga diakui Gereja sebagai orang Kudus.

Gregorius menjalani pendidikannya di Nazianze; kemudian berturut-turut ia belajar di Kaesarea-Kapadokia, Kaesarea-Palestina, Aleksandria dan Athena.

Di Athena ia bertemu dengan Basilius, teman kelasnya. Keduanya bersahabat, bersama Basilius, Gregorius mengasingkan diri di sebuah pertapaan di Pontus.

Tetapi kemudian karena desakan dari ayahnya, Gregorius kembali ke daerah asalnya. Disana ia ditabiskan iman dan kemudian ditabiskan menjadi Uskup.

Baca Juga: Bacaan Liturgis pada Misa Harian Kamis, 02 Januari 2025

Ketika berumur 50tahun, ia diangkat menjadi Uskup Agung Konstantinopel.

Di Konstantinopel ia menyaksikan keadaan hidup iman umat yang menyedihkan karena terpengaruh ajaran sesat Arianisme yang sudah menyebar luas. Tempat ibadat pun tidak ada.

Gregorius memulai karyanya sebagai Uskup dengan membangun sebuah Gereja darurat. Gereja ini disebutnya "anastasis" yang berarti kebangkitan.

Kaum Arian yang menentangnya dihadapinya dengan tenang dan sabar. Kepada umat ia selalu berkata: "Kita harus menghadapi mereka (Kaum Arian) dengan budi bahasa yang manis dan kesabaran yang tinggi agar bisa mengalahkan mereka."

Ia banyak menulis dan mengajar di kota - kota yang menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan, untuk membela ajaran iman yang benar.

Pertentangan dengan kaum Arian terus meruncing, terlebih-lebih karena semakin banyak umat yang kembali keajaran iman yang benar karena pengaruh Gregorius.

Kaum Arian berusaha membunuhnya dengan menyuruh seorang pemuda. Namun usaha ini gagal.

Pemuda tangguh itu seketika berubah hatinya tatkala berdiri di hadapan Gregorius yang saleh itu. Ia berlutut dan mengakui niat jahatnya.

Baca Juga: Aku Bukan.... (Yohanes 1:19 - 28)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Santo Benyamin: Martir yang Setia Mewartakan Injil

Senin, 30 Maret 2026 | 21:26 WIB

22 Februari Pesta Tahkta Suci Santo Petrus

Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:23 WIB

Peringatan Beato Angelico dari Ordo Dominikan

Rabu, 18 Februari 2026 | 10:54 WIB

14 Februari, Peringatan Santo Sirilus dan Methodius

Sabtu, 14 Februari 2026 | 09:30 WIB

3 Februari: Pesta Santo Blasius

Senin, 2 Februari 2026 | 19:34 WIB

28 Januari: Pesta Santo Thomas Aquinas

Selasa, 27 Januari 2026 | 22:50 WIB
X