• Sabtu, 18 April 2026

Rahmat Ilahi Tak Pernah Gagal

- Jumat, 17 April 2026 | 11:18 WIB
Yesus memperbanya roti dan ikan
Yesus memperbanya roti dan ikan

Setelah Yesus menyuruh kerumunan besar yang terdiri dari 5.000 pria—belum termasuk wanita dan anak-anak—berbaring di rumput, Ia melakukan hal yang tak terbayangkan. Ia mengubah lima roti jelai dan dua ikan menjadi lebih dari yang dapat dimakan oleh orang banyak itu.

Dua belas keranjang makanan yang tersisa melambangkan pemeliharaan Allah yang berlimpah, yang diberikan kepada mereka yang menjadi anggota Kerajaan-Nya—Dua Belas Suku Israel yang baru, Gereja-Nya.

Kita harus membaca mukjizat ini dari sudut pandang literal dan spiritual. Pertama, Yesus secara harfiah memberi makan kerumunan besar ini dengan beberapa roti dan ikan. Dalam hidup kita, Dia menjanjikan hal yang sama ketika kita mempercayakan semua yang kita miliki kepada-Nya.

Baca Juga: Lindungilah Aku Terhadap Serangan Lawan, ya Allahku, Alleluya

Meskipun kita harus bertindak secara bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri dan keluarga kita, pada akhirnya, kita harus percaya bahwa Yesus akan menyediakan semua yang kita butuhkan.

Kepedulian-Nya meluas hingga kebutuhan materi kita, menghilangkan kekhawatiran dan kecemasan kita ketika kita percaya kepada-Nya.

Secara rohani, pemeliharaan Tuhan meyakinkan kita bahwa setiap situasi putus asa yang kita alami dapat diubah oleh kasih karunia jika kita percaya kepada-Nya. Perpecahan keluarga, kecanduan, kemiskinan, dan setiap pergumulan manusia lainnya dapat dan akan diubah oleh kasih karunia-Nya jika kita sepenuhnya menyerahkan diri kepada-Nya.

Misalnya, bahkan jika hubungan keluarga sudah tidak dapat diperbaiki lagi, dengan sepenuhnya menyerahkan hubungan itu kepada-Nya, kasih karunia-Nya akan menyembuhkannya atau menggunakan penderitaan itu sebagai sumber kasih karunia dengan cara yang tidak pernah kita bayangkan. Tidak ada yang di luar kuasa Tuhan.

Renungkanlah hari ini tentang kerumunan besar yang datang kepada Yesus di gunung. Bayangkan diri Anda berada di antara kerumunan itu.

Baca Juga: 'Ternyata Mesti Ada Batas Ketenaran Itu...'

Bayangkan diri Anda sebagai orang yang lapar dan bahkan putus asa, yang sedang berjalan menuju Dia yang adalah jawaban atas setiap masalah. Bayangkan diri Anda sebagai anak laki-laki yang memberikan semua yang dimilikinya kepada Yesus. Jangan menahan apa pun.

Percayalah kepada-Nya dan ketahuilah bahwa pemeliharaan ilahi-Nya akan mengubah apa pun yang Anda bawa kepada-Nya dengan berlimpah ruah.

Ya Tuhan yang Maha Pemurah, hari ini aku membawa kepada-Mu segala yang kumiliki dan mempercayakannya kepada-Mu. Aku percaya bahwa Engkau mengasihiku dan peduli pada setiap aspek hidupku.

Terimalah sedikit yang kupersembahkan kepada-Mu—segala yang kumiliki—dan ubahlah itu menjadi berlimpah-limpah melalui kasih karunia-Mu. Pemeliharaan-Mu tidak pernah gagal, ya Tuhan. Bantulah aku untuk mempercayainya dengan sepenuh hatiku. Yesus, aku percaya kepada-Mu.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bacaan Liturgis, Sabtu Pekan kedua Paskah

Jumat, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Ratu Surga, Bersukacitalah, Alleluya

Jumat, 17 April 2026 | 14:54 WIB

Putera Allah yang Hidup, Berkatilah UmatMu

Jumat, 17 April 2026 | 14:51 WIB

Rahmat Ilahi Tak Pernah Gagal

Jumat, 17 April 2026 | 11:18 WIB

Tuhan, Perhatikanlah HambaMu.

Kamis, 16 April 2026 | 13:30 WIB

Renungan 106: Tidur dalam Kristus

Kamis, 16 April 2026 | 10:08 WIB

Keyakinan yang Mengubah

Kamis, 16 April 2026 | 10:01 WIB

Tinggallah Beserta kami, ya Tuhan.

Kamis, 16 April 2026 | 06:21 WIB

Bacaan Liturgis pada Kamis Pekan ke-2 Paskah

Rabu, 15 April 2026 | 22:25 WIB

Kristus, Sumber Hidup Abadi, dengarkanlah Kami

Rabu, 15 April 2026 | 14:50 WIB

Marilah Kita Bernyanyi bagi Penebus Ilahi

Rabu, 15 April 2026 | 14:43 WIB
X