• Sabtu, 18 April 2026

Renungan Harian Katolik, Senin, 26 September 2022: Saling Mendukung

- Senin, 26 September 2022 | 10:03 WIB
Ilustrasi Injil Lukaas 9: 49-50
Ilustrasi Injil Lukaas 9: 49-50

Kemudian John menjawab, “Guru, kami melihat seseorang mengusir setan atas nama Anda dan kami mencoba untuk mencegahnya karena dia tidak mengikuti kami.” Yesus berkata kepadanya, “Jangan cegah dia, karena siapa pun yang tidak melawan kamu, adalah untuk kamu.” Lukas 9:49-50

Mengapa para Rasul berusaha mencegah seseorang mengusir setan dalam nama Yesus? Yesus tidak peduli tentang hal itu dan, pada kenyataannya, memberitahu mereka untuk tidak mencegahnya.

Jadi mengapa para Rasul khawatir? Kemungkinan besar karena cemburu.

Kecemburuan yang kita lihat dalam kasus ini di antara para Rasul adalah salah satu yang kadang-kadang dapat menyusup ke dalam Gereja.

Baca Juga: Bacaan I Hari Senin 26 September 2022, PF St. Kosmas dan Damianus (Ayub 1:6-22)

Ini ada hubungannya dengan keinginan untuk kekuasaan dan kontrol. Para Rasul marah karena orang yang mengusir setan tidak mengikuti mereka.

Dengan kata lain, para Rasul tidak dapat bertanggung jawab atas orang ini.

Meskipun ini mungkin sulit untuk dipahami, mungkin berguna untuk melihatnya dalam konteks modern.

Katakanlah seseorang bertanggung jawab atas pelayanan di gereja dan orang atau orang lain memulai pelayanan baru.

Pelayanan baru cukup berhasil dan, sebagai akibatnya, mereka yang telah bekerja di pelayanan lama yang lebih mapan mungkin menjadi kesal dan sedikit cemburu.

Ini konyol tapi itu juga kenyataan. Itu terjadi sepanjang waktu, tidak hanya dalam lingkungan gereja tetapi juga dalam kehidupan kita sehari-hari.

Ketika kita melihat orang lain melakukan sesuatu yang berhasil atau menghasilkan buah yang baik, kita mungkin menjadi iri atau cemburu.

Baca Juga: Bacaan Injil Hari Senin 26 September 2022, PF St. Kosmas dan Damianus (Lukas 9:46-50)

Dalam hal ini, dengan para Rasul, Yesus cukup memahami dan berbelas kasih tentang semuanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Renungan 108: Suara Gereja

Sabtu, 18 April 2026 | 14:04 WIB

Menjelajahi Kegelapan Ketakutan

Sabtu, 18 April 2026 | 13:49 WIB

Bacaan Liturgis, Sabtu Pekan kedua Paskah

Jumat, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Ratu Surga, Bersukacitalah, Alleluya

Jumat, 17 April 2026 | 14:54 WIB

Putera Allah yang Hidup, Berkatilah UmatMu

Jumat, 17 April 2026 | 14:51 WIB

Rahmat Ilahi Tak Pernah Gagal

Jumat, 17 April 2026 | 11:18 WIB

Tuhan, Perhatikanlah HambaMu.

Kamis, 16 April 2026 | 13:30 WIB

Renungan 106: Tidur dalam Kristus

Kamis, 16 April 2026 | 10:08 WIB

Keyakinan yang Mengubah

Kamis, 16 April 2026 | 10:01 WIB

Tinggallah Beserta kami, ya Tuhan.

Kamis, 16 April 2026 | 06:21 WIB

Bacaan Liturgis pada Kamis Pekan ke-2 Paskah

Rabu, 15 April 2026 | 22:25 WIB
X