• Sabtu, 18 April 2026

Gua Maria di Keuskupan Katolik Kamerun Dirusak, Investigasi Sedang Berlangsung

- Kamis, 8 Februari 2024 | 15:36 WIB
Gua Maria Our Lady of the Fields Paroki Mbandjock di Keuskupan Katolik Obala di Kamerun dirusak pada tanggal 7 Februari 2024.
Gua Maria Our Lady of the Fields Paroki Mbandjock di Keuskupan Katolik Obala di Kamerun dirusak pada tanggal 7 Februari 2024.

OBALA (Katolikku.com) - Gua Maria di Paroki Our Lady of the Fields Mbandjock di Keuskupan Katolik Obala di Kamerun telah dirusak, kata Pastor Paroki.

Dalam pernyataan yang dibagikan kepada ACI Africa pada hari Rabu, 7 Februari, Pater Kisito Essele Essele mengutuk vandalisme tersebut sebagai “tindakan keji”, dan menambahkan bahwa penyelidikan sedang berlangsung.

“Dengan kesedihan yang mendalam kami menginformasikan kepada Anda bahwa tindakan vandalisme telah dilakukan di gua Maria di Paroki Our Lady of the Fields di Mbandjock. Pada dini hari Rabu 07 Februari 2024, masyarakat dihadapkan pada kenyataan menyedihkan ini,” Pastor kata Essel.

Ia menambahkan, “Kami semua sangat tersentuh dengan peristiwa ini, dan ikut merasakan duka serta kemarahan yang ditimbulkannya.”

“Kerusakannya tidak hanya bersifat material, namun juga spiritual, karena gua Maria adalah tempat berdoa dan mengenang banyak umat beriman,” kata Imam Katolik Kamerun.

Baca Juga: Paus Menyebut ‘Kemunafikan’ pada Mereka yang Mengkritik Pemberkatan LGBT

Imam tersebut melanjutkan, “Investigasi saat ini sedang dilakukan untuk mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab atas hal ini. tindakan keji. Kami bekerja sama dengan pihak berwenang terkait untuk memastikan keadilan ditegakkan.”


“Di masa sulit ini, kami mengajak Anda semua untuk tetap bersatu dalam doa dan solidaritas,” katanya.

Pdt. Essele menekankan nilai persatuan, dengan mengatakan, “Bersama, kita akan mengatasi cobaan ini dan membangun kembali gua Maria, simbol iman dan devosi Maria kita.”

“Kami akan terus memberi Anda informasi tentang kemajuan penyelidikan dan tindakan yang diambil untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan,” katanya lebih lanjut, dan memohon, “Mari kita berdoa untuk perdamaian dan rekonsiliasi untuk membimbing hati kita.” ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X