• Sabtu, 18 April 2026

Warga Masyarakat Datangi Kedubes Vatikan untuk Ucapkan Bela Sungkawa atas Berpulangnya Paus Fransiskus

- Rabu, 23 April 2025 | 13:51 WIB
Warga masyarakat mengantre di depan Kedubes Vatikan, Rabu (23/4)
Warga masyarakat mengantre di depan Kedubes Vatikan, Rabu (23/4)

JAKARTA (Katolikku.com) - Kedubes Takhta Suci Vatikan, kawasan Gambir, Jakarta Pusat, membuka kesempatan kepada publik memberikan menulis doa dan ucapan duka di ruang tamu khusus di gedung Kedubes Vatikan, sejak Selasa (22/4) hingga Sabtu (26/4) mendatang.

Menag Nasaruddin Umar menulis pesan duka untuk Paus Fransiskus yang Berpulang di Kedutaan Besar Vatikan, Selasa (22/4)
Menag Nasaruddin Umar menulis pesan duka untuk Paus Fransiskus yang Berpulang di Kedutaan Besar Vatikan, Selasa (22/4)

Pada Selasa (22/4) kemarin tampak beberapa pejabat pemerintahan seperti Menteri Agama Nasarudin Umar dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dan telah mendatangni Kedubes Vatikan. 

Selain itu,tampak ratusan warga masyarakat yang juga datang untuk mengisi Buku Ucapan Belasungkata dan Doa atas wafatnya Bapa Suci, Paus Fransiskus di Kedubes Vatikan.

Baca Juga: Wasiat Paus Fransiskus

Pada Rabu (23/4), meski pintu gerbang baru dibuka pada pukul 10.00 WIB-12.00 WIB, sejak sekitar pukul 08.00 WIB ratusan warga sudah mengantre untuk memberikan ucapan dan doa duka cita kepada Paus Fransiskus di Kedutaan Besar Vatikan. 

Pukul 10.00 WIB, pintu gerbang dibuka, dan masyarakat umum diizinkan masuk ke dalam Kedubes.

Untuk masuk ke dalam Kedubes, warga perlu meninggalkan kartu identitasnya terlebih dahulu di depan gerbang. Setelahnya, warga akan diperbolehkan masuk dan berdoa di sebuah Kapel yang disediakan secara berkelompok yang terdiri atas 10 orang.

Menlu Sugiono mengisi buku duka cita sebagai tanda berkabung atas wafatnya Paus Fransiskus di Kedutaan Besar Vatikan Jakarta, Selasa. (22/4).
Menlu Sugiono mengisi buku duka cita sebagai tanda berkabung atas wafatnya Paus Fransiskus di Kedutaan Besar Vatikan Jakarta, Selasa. (22/4).

Dalam kunjungannya, Menlu Sugiono berkesempatan menyampaikan langsung belasungkawa atas wafatnya Paus Fransiskus kepada Duta Besar Vatikan (Nunsius Apostolik) untuk Indonesia Monsinyur (Mgr) Piero Pioppo. Menlu mengatakan, wafatnya Paus Fransiskus merupakan kehilangan besar bagi dunia atas seorang teladan agung dalam kasih sayang dan perdamaian. 

“Paus Fransiskus adalah seorang figur menonjol dalam cinta kasih, integritas moral, dukungan bagi perdamaian, dan solidaritas bagi kaum papa dan yang terpinggirkan,” demikian diungkapkan Menlu Sugiono di Kedubes Vatikan (Nunsiatur Apostolik) di Jakarta, Selasa, dikutip dari Antaranews.

Baca Juga: Kongregasi Umum Kardinal Dimulai di Vatikan

Sementara itu di halaman depan, terparkir mobil diplomat dari beberapa negara sahabat yang bertugas di Indonesia.

Sedangkan di sisi kanan pintu masuk gedung kedubes, terpampang karangan bunga ucapan belasungkawa yang datang antara lain dari Prabowo Subianto Presiden RI, Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet, dan Charles Honoris Anggota DPR RI.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X