news

RIP Pater Marsel Agot, SVD: Imam Visioner dan Pembela Kaum Pinggiran Berpulang

Sabtu, 18 April 2026 | 07:40 WIB
Pater Marsel Agot SVD

RUTENG (Katolikku.com) – Kabar duka menyelimuti umat Katolik dan keluarga besar Serikat Sabda Allah (SVD). Pater Marsel Agot, SVD, seorang imam yang dikenal visioner, tegas, dan penuh kepedulian, telah berpulang ke rumah Bapa.

Kabar duku ini disampaikan oleh Pater Pronvisial SVD Ruteng, Pater Paulus T. Djogo SVD. Menurut Pater Paul, Pater Marsel menghembuskan napasnya yang terakhir pada Jumat (17/4) pukul 23.30 Wita di Rumah Sakit Cancar.

Ucapan belasungkawa dan doa mengalir dari berbagai kalangan yang mengenal dekat sosoknya.

Kepergian Pater Marsel meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang. Ia dikenang sebagai figur yang kuat dalam prinsip, jujur, serta memiliki komitmen tinggi terhadap pelayanan, khususnya bagi kaum kecil dan mereka yang terpinggirkan.

Dalam berbagai pertemuan, termasuk kegiatan JPIC (Justice, Peace, and Integrity of Creation), ia dikenal vokal menyuarakan keadilan dan keberpihakan pada mereka yang lemah.

Baca Juga: Paus Leo XIV di Douala: Kaum Muda Afrika Diminta Tolak Kekerasan dan Korupsi

Kenangan mendalam dibagikan oleh Pater Mikael Rusae, SVD, yang bersama beberapa teman angkatan Ledalero–Ritapiret 1984 berkesempatan mengunjungi Pater Marsel, senior mereka, di Hotel Green Prundi pada Juli 2025 lalu.

Dalam perjumpaan itu, Pater Marsel dikenang sebagai pribadi yang hangat, sederhana, dan penuh semangat persaudaraan khas SVD.

Ucapan duka yang menyentuh juga datang dari Pater Elen Bon, SVD di Pontianak. Ia menuturkan, “Kita kehilangan seorang gembala yang berjalan sunyi di tengah umatnya, yang setia berdiri di garis depan saat banyak orang memilih diam.

Pater Marsel Agot SVD bersama alumni Ledalero dan Ritapiret pada Juli 2025.

Pater Marsel Agot bukan hanya imam di altar, tetapi suara bagi yang lemah, sahabat bagi yang terluka, dan harapan bagi banyak orang kecil di tanah ini.”

Ia menambahkan, pengabdian Pater Marsel tidak akan pernah hilang. “Selamat jalan, Bapa Pater, pengabdianmu tidak akan ikut dimakamkan bersamamu, tetapi akan terus hidup dalam doa, perjuangan, dan kenangan kami,” ungkapnya.

Baca Juga: Bacaan Liturgis, Sabtu Pekan kedua Paskah

Semasa muda, tulis Pater Mikael Rusae dalam WAG Ledalero 1984, Pater Marsel juga dikenal sebagai “frater top” di Paroki Noemuti, Timor, saat tinggal di asrama SMPK Noemuti. Bersama rekan-rekan seangkatannya, termasuk Pater Noel Carol, SVD, ia telah menunjukkan kualitas kepemimpinan dan keteladanan sejak dini.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB