JAKARTA (Katolikku.com) - Unika Atma Jaya menyelenggarakan Pengambilan Sumpah Profesi Psikolog, Magister Psikologi Profesi UAJ Angkatan XIV Periode Lulusan Semester Genap 2020/2021.
Seperti dilansir kanal atmajaya.ac.id, terdapat 8 psikolog baru yang diambil sumpahnya secara daring di tengah pandemi Covid 19.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Magister Psikologi Profesi Dr. Weny Savitry , S.Psi., M.Si., Psikolog, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh terselenggaranya perkuliahan selama pandemi yang dilakukan secara daring.
Baca Juga: Renungan Sabtu, 20 November 2021: Omnes enim vivunt ei
“Semua program berjalan dengan lancar berkat kerjasama tulus meski di situasi pandemi. Upaya yang luar biasa dan sepenuh hati, telah dilakukan untuk mendukung para mahasiswa secara optimal sehingga bisa mendapat dukungan yang terpercaya di masyarakat. Terlebih lulusan kali ini umumnya perkuliahannya dilakukan secara daring, “ ujar Dr. Savitry
Ia juga berharap kepada psikolog baru agar mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk membantu sesama dengan tidak meninggalkan kode etik, berpegang teguh pada janji yang telah diucapkan dan semangat terus dalam mengembangkan diri.
Sementara itu Wakil Dekan Fakultas Psikologi, Dr. Christiany Suwartono berharap agar seluruh psikolog baru dapat menerapkan ilmu untuk kesejahteraan masyarakat dengan memperhatikan etika dan mengimplementasikan nilai inti KUPP Unika Atma Jaya dalam memberikan pelayanan.
Baca Juga: Bacaan Injil, Sabtu, 20 November 2021, Hari Biasa, (Luk. 20:27-40)
Ia mengajak para alumni agar tetap menjalin kerja sama sebagai mitra fakultas.
Tidak hanya itu, Rektor Unika Atma Jaya, Dr. A. Prasetyantoko menyebut bahwa kekuatan Unika Atma Jaya salah satunya terletak pada alumninya.
“Setelah lulus saatnya berkolaborasi dan bersinergi satu sama lain. Banyak alumni yang memiliki profesi beragam, dikenal publik dan mempunyai pengaruh. Bersama Unika Atma Jaya bersama sama mempengaruhi masyarakat lewat opini publik maupun lewat karya - karya baik, “ terang Dr. A. Prasetyantoko, Rektor Unika Atma Jaya.
Prasetyantoko menegaskan agar para psikolog baru terus mewarnai kehidupan berbangsa, seturut dengan cita-cita dari para pendiri Unika Atma Jaya. Para alumni diharapkan dapat menerjemahkan slogan ‘Untuk Tuhan dan Tanah Air’, dalam tindakan, aktivitas dan program yang konkrit. Serta dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia sebagai bentuk kontribusi pembangunan bangsa.
Baca Juga: Bacaan I, Sabtu, 20 November 2021, Hari Biasa, (1 Mak. 6:1-13)
Mewakili para wisudawan, Leonardus Dewa Hardana mengungkapkan apresiasinya kepada rekan-rekan sesama psikolog yang telah diambil sumpahnya, meski melewati perkuliahan dan pengerjaan tesis yang menantang ditengah situasi pandemi.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Universitas Katolik Soegijapranata Mewisuda 493 Lulusan Akhir Pekan Lalu
Tawarkan Kuliah Gratis, Universitas Katolik Parahyangan Jalin kerja Sama dengan 57 Sekolah
Notre Dame, Indiana, Universitas Katolik Terbaik di AS untuk Tahun 2022
Universitas Katolik Parahyangan dan University of Namibia Teken Kerja sama
Delegasi Universitas Katolik Parahyangan Sabet Sabet Dua Juara di Ajang SIAP 2021
Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Katolik Soegijapranata Launching 10 Game dan Aplikasi
Para Dosen Universitas Katolik De La Salle Manado Samakan Persepsi Rubrik BKD 2021