• Sabtu, 18 April 2026

Mantan Ketua KWI, Uskup Emeritus Mgr F.X Hadisumarta Meninggal Dunia. RIP

Abraham Runga Mali, Katolikku
- Sabtu, 12 Februari 2022 | 07:14 WIB
Mgr F.X Hadisumarta O.Carm
Mgr F.X Hadisumarta O.Carm

MALANG (Katolikku.com) - Berita duka bagi gereja katolik Indonesia atas berpulangnya Uskup Emeritus Mgr Hadisumarta, Ocarm.

Mgr. Fransiscus Xaverius Sudartanta Hadisumarta, O.Carm. meninggal dunia  pada pukul 03.31, hari ini,  Sabtu, 12 Februari 2022.

Ia lahir 13 Desember 1932. Pada awalnya ia bersama keluarga tinggal di Magelang, namun pada tahun 1949 terkait Agresi Militer Belanda II,  ia bersama beberapa teman, termasuk Y.B. Mangunwijaya, mengungsi ke Malang.

Baca Juga: Renungan Sabtu, 12 Februari 2022 (Pekan Biasa V - St Benediktus Anaine, St Julianus Hospitaller, St Meletius)

Di Malang, ia  lalu masuk SMA St. Albertus di sana. Pada waktu tersebut, mayoritas klerus berasal dari Ordo Karmelit yang membuat dirinya turut serta masuk novisiat Ordo Karmel pada tahun 1952 dan kemudian mengucapkan kaul pertama 16 Juli 1953.

Ia ditahbiskan menjadi imam 12 Juli 1959 di MalangJawa Timur. Pastor Hadisumarta ahli dalam bidang tafsir Kitab Suci, dengan dasar pendidikan di Seminari Tinggi Malang, kemudian belajar tafsir Kitab Suci di Roma dan Yerusalem.

Pada tahun 1966, Pastor Hadisumarto sempat mengalami kecelakaan di kawasan perkebunan karet cukup jauh luar kota Pematang SiantarSumatra Utara yang menyebabkan ia tidak sadarkan diri selama dua bulan.

Baca Juga: Bacaan Injil, 12 Februari 2022, Hari Biasa (Markus 8:1-10)

Setelah kecelakaan tersebut, ia dirawat di rumah sakit di Pematang Siantar dan di Medan sebelum dirawat selama tiga bulan di NijmegenBelanda, dan menjalani pemulihan selama enam bulan di BonnJerman.

Setelahnya ia meneruskan tugasnya mengajar di Seminari Tinggi Pematang Siantar dan kemudian di Seminari Tinggi Malang. Selama menjadi imam, ia juga menjadi Provinsial Ordo Karmelit di Indonesia.

Ia ditunjuk menjadi Uskup Malang pada 1 Maret 1973, bertepatan dengan dikabulkannya permohonan pengunduran diri Mgr. Antoine Everardo Jean Avertanus Albers, O.Carm. oleh Paus Paulus VI.
 
Tahbisan uskup berlangsung pada tanggal 16 Juli 1973, di halaman tengah susteran Ursulin Cor Jesu, Jln. J.A. Suprapto 55, Malang.
 
Dalam penahbisan tersebut, Uskup Agung Semarang Justinus Kardinal Darmojuwono menjadi Penahbis Utama, dan bertindak sebagai Uskup ko-konsekrator adalah Uskup Surabaia Mgr. Jan Antonius KloosterC.M. dan Uskup Agung Jakarta, Mgr. Leo SoekotoS.J. 
 
Pengaturan keuskupan yang tertib, teratur, dan mempunyai visi yang jelas "Gereja sebagai communio" menandai 15 tahun masa jabatannya sebagai Uskup Malang.
 
Pernah Menjabat Ketua KWi

Sejak tahun 1979 hingga 1988 ia menjadi Ketua Konferensi Waligereja Indonesia. Setelah itu, ia ditunjuk menjadi Uskup Manokwari-Sorong pada 5 Mei 1988 oleh Paus Yohanes Paulus II.

Penunjukkan ini bukan menyatakan 'dipindah', melainkan 'menyediakan diri untuk dipindah.

Ia meninggalkan Malang pada 1 Juni 1988. Kepemimpinan Keuskupan Malang diteruskan oleh Mgr. Herman Joseph Sahadat Pandoyoputro, O.Carm. sejak ditunjuk pada 7 Juni 1989.

Selama kekosongan, sejak 30 Agustus 1988, Pastor Piet Go Twan An, O.Carm. ditunjuk sebagai Administrator Diosesan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abraham Runga Mali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X