BUENOS AIRES (Katolikku.com) - Terkait perang Rusia melawan Ukraina, Pemimpin Umat Katilik Dunia Paus Fransiskusmengkritik keras Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tidak memiliki kekuatan untuk menghentikan perang.
Paus menegaskan bahwa penggunaan senjata nuklir dalam perang sebagai tindakan tidak bermoral.
Ia mengatakan hal itu dalam wawancaranya dengan kantor berita nasional Argentina, Telam.
Wawancara tersebut dilakukan pada 20 Juni, namun videonya yang berdurasi satu jam baru dirilis pada 1 Juli.
Tanpa menyebut invasi Rusia ke Ukraina secara langsung, Paus Fransiskus mengatakan bahwa situasi di Eropa saat ini menunjukkan bahwa PBB tidak berdaya untuk menghentikan perang.
“Setelah Perang Dunia II, kepercayaan ditempatkan di PBB. Bukan niat saya untuk menyinggung siapa pun, saya tahu ada orang-orang yang sangat baik yang bekerja di sana, tetapi pada saat ini, PBB tidak berdaya untuk menegaskan,” katanya, seperti dikutip Catholic News Agency, Sabtu (2/7/2022).
“Itu membantu untuk menghindari perang—dan saya memikirkan Siprus, di mana ada pasukan Argentina. Tetapi untuk menghentikan perang, untuk menyelesaikan situasi konflik seperti yang kita alami saat ini di Eropa, atau seperti yang hidup di bagian lain dunia, ia tidak memiliki kekuatan," paparnya.
Baca Juga: Renungan Senin, 04 Juli 2022(Pekan Biasa XIV - St Elizabet dr Portugal, St Antoine Daniel)
Lebih lanjut dalam wawancara itu, paus asal Argentina ini mengatakan bahwa dia yakin inilah saatnya untuk memikirkan kembali konsep “perang yang adil.”
“Saya percaya inilah saatnya untuk memikirkan kembali konsep perang yang adil. Sebuah perang mungkin adil, ada hak untuk membela diri. Tetapi kita perlu memikirkan kembali cara konsep itu digunakan saat ini,” katanya.
“Saya telah mengatakan bahwa penggunaan dan kepemilikan senjata nuklir tidak bermoral. Menyelesaikan konflik melalui perang berarti mengatakan tidak pada penalaran verbal, menjadi konstruktif. Perang pada dasarnya adalah kurangnya dialog.” ***
Artikel Terkait
Ini Dia Komandan Tentara Rusia yang Organisir Pemerkosaan dan Pembunuhan Massal di Bucha Baru-Baru Ini
Wanita Rusia Dipilih Paus Fransiskus Bawa Salib saat Prosesi Jumat Agung, Ukraina Protes
Menangkal Pengaruh Asing, Rusia Usir Misionaris Katolik dari Moskow
Invasi Rusia dan Kisah Alkitab tentang Pembunuhan Saudara, Habel oleh Kain
Karya Misi Bawa Trudy Moessner Melintasi Wilayah Utara Bumi, Hingga ke Rusia
Sudah Ditangkap, Dua Pastor Ortodoks Rusia Terus Menentang Invasi ke Ukraina
Paus Fransikus Menduga NATO Memprovokasi Rusia untuk Serang Ukraina
Komisi Uni Eropa Usulkan Sanksi terhadap Kepala Gereja Ortodoks Rusia Patriark Kirill
Biara Ukraina Bersejarah Abad 16 Terbakar Habis setelah Ditembak Rusia
Kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia:, Ini Harapan Misionaris dari Indonesia